Limawaktu.id, Bandung Barat – Pengembangan sepak bola pada tingkat akar rumput (grassroots) kembali mendapat angin segar dengan suksesnya penyelenggaraan Javacons Festival untuk pertama kalinya. Acara ini dirancang sebagai wadah untuk memantau potensi dan kemajuan pemain muda sejak dini, baik dari sisi teknis maupun komitmen berlatih mereka di sekolah sepak bola (SSB)
Mantan pemain nasional, Zainal Arief, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, kompetisi di level usia dini sangat krusial agar potensi pemain dapat teridentifikasi secara terstruktur. Namun, ia menekankan bahwa hasil akhir bukanlah segalanya; proses pengembangan diri adalah hal yang utama
“Saya berharap dari kompetisi ini bukan hanya sekadar kompetisinya, tetapi bagaimana mereka berproses. Jika mereka berproses dengan baik dan siap dengan konsekuensinya, saya yakin mereka akan menjadi pemain besar,” ujar Zainal Arief
Dia menjelaskan, Pentingnya Peran Orang Tua dan Sportivitas Selain aspek teknis, festival ini juga menggarisbawahi pentingnya sikap bijak dari orang tua dan penyelenggara dalam menjunjung tinggi nilai fair play, mengingat para peserta masih berada dalam fase bermain yang menyenangkan (fun phase), tekanan berlebihan atau ambisi orang tua yang melampaui batas justru dikhawatirkan dapat membuat talenta anak "layu sebelum berkembang"
Sementara, Pihak JavaCons Soccer School, yang disampaikan Ketua Umumnya Erik Nurkamdani menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran tokoh-tokoh sepak bola seperti Zainal Arief dan Tito dari EVA yang diharapkan mampu menjadi sumber motivasi bagi para talenta muda, khususnya di wilayah Bandung Barat.
Kehadiran mereka menjadi pemacu semangat bagi sekolah sepak bola untuk terus mengevaluasi diri dan mewadahi bakat-bakat lokal agar mampu menembus liga profesional di masa depan
Dikatakannya, Turnamen ini akan menjadi agenda tahunan Melihat kesuksesan dan antusiasme peserta, JavaCons School berencana menjadikan Festival ini sebagai agenda rutin tahunan
“Rencananya, turnamen ini akan diselenggarakan setiap tahun bertepatan dengan masa kenaikan kelas sebagai kalender tetap pembinaan usia dini,” kata Erik.
Penyelenggara menyatakan keterbukan mereka terhadap kritik dan saran dari berbagai pihak demi kemajuan Java Cons School dan pengembangan sepak bola nasional secara keseluruhan. Dengan dukungan kolektif, diharapkan niat baik ini dapat terus berjalan lancar dan mencetak generasi emas sepak bola Indonesia