Rabu, 1 Mei 2019 13:31

Menengok Centrale Bengkok PLTA Tertua di Indonesia yang Menjadi Warisan Sejarah  

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Mungkin tak semua warga Bandung atau Jawa Barat yang mengetahui keberadaan Pembangkit listrik Tenaga Air (PLTA) tertua di Indonesia yang berada di Kawasan Dago, Kecamatan Coblong Kota Bandung. Ya, PLTA Bengkok merupakan warisan sejarah yang menjadi bagian dari cagar budaya dan warisan sejarah pengelolaan kelistrikan di Indonesia.

Dibangun sejak 1923, PLTA Bengkok merupakan saksi sejarah bagi dunia kelistirikan di Indonesia yang panjang. PLTA yang dibangun oleh Bandoengsche Electriciteit Maatscppij ini masih dijaga keaslian bangunannya.

“Sejak 1945 PLTA ini diambil alih oleh Bangsa Indonesia. Meskipun masih ada PLTA lain, namun sudah tak berfungsi, jadi ini merupakan PLTA tertua yang masih aktif hingga sekarang dan cikal bakal tentang pengelolaan kelistrikan,” kata Kepala Sub Unit PLTA Bengkok, Ahmad Saenudin, kepada Limawaktu.id, Selasa (30/4).

Dikatakannya, PLTA  Bengkok Dago merupakan salah satu Unit pada Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) airnya berasal dari Sungai Cikapundung yang dialirkan ke bak pengendap. Dari bak pengendap air dialirkan lewat saluran terbuka (open tunnel) sepanjang 2.823 m menuju kolam tando yang berkapasitas 30.000 m3 dan mempunyai luas 10.000 m2.

“Dua minggu sekali kami membersihkan air dari lumpur dan sampah, sehingga air yang masuk ke bak pengendap tetap bersih,” jelasnya.

Di PLTA Bengkok ada 4 buah turbin dengan kapasitas masing-masing 1,5 MW untuk menghasilkan listrik yang didistribusikan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“PLTA ini meskipun dibangun pada Zaman Belanda, tetapi masih berfungsi dengan baik dan bisa beroperasi maksimal selama satu abad,” papar Ahmad.

Bangunan dan peralatan di PLTA Bengkok ini masih dipertahankan seperti saat beroperasi sebelum kemerdekaan Indonesia. Keberadaan turbin, generator, trafo, inlet valve sampai system control serta bangunan sipil menjadi warisan sejarah pengelolaan pembangkit listrik di Indonesia.

Tak hanya bangunan dan peralatan saja,PLTA yang dijaga oleh senbilan pegawai dan 60an tenaga honorer, di PLTA yang merupakan sub unit dari PLTA Saguling yang dikelola PT.Indonesia Power ini juga terdapat mes dan wisma yang biasa digunakan oleh pegawai PLN dan Indonesia Power.

“Karena menjadi bagian dari cagar budaya, maka kami tetap memelihara keaslian dari PLTA Bengkok ini,” pungkas Ahmad.

Baca Lainnya