Senin, 8 Oktober 2018 12:11

Membangun Septictank Komunal untuk Mewujudkan Kota Sehat

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id, Cimahi - Membangun sebuah kota tentulah tidak bisa sembarangan, seluruh aspek pembangunan perlu diperhatikan dengan detail agar bisa menciptakan kota yang modern, nyaman dan sehat dihuni penduduknya. Ada tiga kriteria sebuah kota dapat dikategorikan sebagai kota sehat atau tidak. Tiga aspek itu adalah kenyamanan, kesehatan, dan kesejahteraan dari penduduknya. Dengan kota yang sehat, angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang salah satu indikatornya adalah angka harapan hidup, dipastikan bisa meningkat.

Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi dalam tahun ini akan melakukan penataan lingkungan dan sanitasi di lingkungan pemukiman warga supaya bisa lebih sehat dan nyaman.

“Kita mendapatkan bantuan dari Islamic Development Bank (IDB) untuk membangun 28 septictank komunal di kelurahan Baros dan sepuluh kelurahan lainnya se Kota Cimahi,” sebut Fadah staf  DPKP Kota Cimahi, usai sosialisasi pembangunan septictank komunal di aula Kelurahan Baros, belum lama ini.

Dikatakan Fadah, pembangunannya akan berbasis masyarakat, dengan menggandeng Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan septictank komunal ini. Karena pembangunan yang berbasis masyarakat hasilnya bisa lebih baik, mereka ikut terlibat didalam pembangunan dan perawatannya.

Dia melanjutkan, pembangunan septictank komunal ini selain menata lingkungan lebih baik juga memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk menggunakan septictank yang baik sesuai dengan standar SNI.

“Septictank yang memenuhi standar adalah yang bisa mengolah limbah rumah tangga sehingga air pembuangannya bisa menjadi bersih,” katanya.

Pelaksanaan pembangunan septic tank komunal akan dilakukan pada tahun anggaran 2018, sehingga masyarakat sudah merasakan masnfaatnya pada 2019.

Sementara, Johan, Koordinator BKM Baros Jaya menyebutkan, ada tiga RW yang akan dibangun septictank komunal di kelurahan Baros yaitu RW 10, RW 12 dan RW 23. Pemilihan tiga RW tersebut selain karena kebutuhan masyarakat juga karena adanya ketersediaan lahan untuk membangun septictank komunal. Bahkan di kelurahan Baros ada wilayah yang masuk dalam lingkungan TNI untuk dibangun septictank komunal.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak TNI agar bisa melakukan kegiatan pembuangan ini,” pungkasnya.

Baca Lainnya