Jumat, 20 Juli 2018 19:34

Mati Suri Tiga Tahun, Genset Berkekuatan 1 Megawatt Akhirnya Berfungsi Kembali

Reporter : Fery Bangkit 
Salah seorang warga tengah melihat lokasi penyimpanan genset di Komplek Pemda KBB, Jum'at (20/7/2018).
Salah seorang warga tengah melihat lokasi penyimpanan genset di Komplek Pemda KBB, Jum'at (20/7/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sipil) Kabupaten Bandung Barat (kbb) mengeluhkan permasalahan listrik yang sering padam tiba-tiba.

Pasalnya, kerap matinya pasokan listrik itu berdampak terhadap rusaknya komputer, server untuk pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el)

"Serta data-data yang hilang karena belum sempat di-save ( disimpan)," kata Wahyu Diguna, Kadisdukcapil KBB, Jum'at (20/7/2018).

Dikatakannya, pihaknya sejak lama meminta agar genset berkekuatan 1 megawatt di lingkungan Pemerintan KBB segera dihidupkan lagi, agar bisa mem-back up langsung ketika listrik mati sehingga pelayanan bisa terus berjalan.

"Adanya Genset ini maka kami lebih tenang dalam bekerja karena kalau listrik mati maka perangkat kerja tidak akan tiba-tiba shut down," ucapnya.

Permasalahan sering matinya pasokan listrik sepertinya akan mulai seiring diaktifkannya kembali mesin Genset berkekuatan 1 megawatt yang sudah lebih dari tiga tahun tidak dipergunakan.

"Sudah beberapa bulan Genset di pemda mulai diaktifkan, jadi fenomena listrik mati kini sudah mulai teratasi," ungkap Kabag Perlengkapan Setda KBB Deni M Syukur.

Menurutnya, Genset itu sebenarnya sudah lama ada namun karena kendala teknis maka baru-baru ini bisa digunakan. Kekuatan mesin itu sekitar 1.250 KW atau 1 MW lebih, sehingga dengan kekuatannya bisa mengcover seluruh gedung SKPD ketika terjadi mati listrik. Termasuk untuk elektrical mechanic di gedung A, B, dan C, seperti AC, lift, dan fasilitas lainnya bisa terpenuhi.

Hanya saja untuk pasokan listrik ke gedung Setda ketika terjadi mati listrik, masih belum bisa karena jaringannya belum ada. Sehingga ke depan harus dikoordinasikan dengan dinas terkait bagaimana pasokan Genset ini bisa juga mengcover ke gedung Setda. Sebab selama ini persoalan listrik mati di kantor pemda sering terjadi sehingga membuat mudah peralatan elektronik rusak.

"Selain mempercepat rusaknya perangkat elektronik seperti komputer, laptop, dll, persoalan sering matinya listrik juga menghambat pelayanan. Khususnya di dinas-dinas yang berhubungan dengan pelayanan publik seperti Disdukcapil," sebutnya.

Diakuinya pemeliharaan untuk Genset ini memang tidak ringan. Dengan kapasitas pasokan listrik hingga 1 MW lebih maka BBM jenis Solar yang dibutuhkan mencapai 5.000 liter.

Genset ini harus tetap dipanaskan setiap seminggu selama 15 menit sekali, meskipun tidak ada gangguan listrik tidak mati. Setiap dipanaskan 15 menit konsumsi BBM Solar yang dihabiskannya mencapai 300 liter.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer