Kamis, 8 November 2018 16:05

Masalah 3P Sungai Ciputri, Penyebab Rusaknya Jalan Mahar Martanegara Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi mengakui, meluapnya aliran Sungai Ciputri lantaran memiliki masalah 3P (Penyempitan, Pendangkalan dan Pencemaran).

"Sehingga ketika terjadi hujan, kapasitas saluran tidak mampu untuk menampung debit air, sehingga meluap ke jalan. Oleh karena itu perlu pelebaran saluran," kata Muhammad Nur Kuswandana, Kepala DPKP Kota Cimahi saat ditemui di DPRD Kota Cimahin, Jln. Djulaeha Karmita, Kamis (8/11/2018).

Baca Juga : Rp 18 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan di Bandung Barat

Dampak meluapnya aliran sungai itu, jalan utama menuju Kelurahan Cigugur Tengah dan Jalan Mahar Martanegara tergenang air. Bahkan, derasnya luapan sungai mengakibatkan Jalan Mahar Martanegara mengalami kerusakan cukup parah.

Jalan yang baru aja dilapisi hotmix beberapa hari lalu itu mengelupas sepanjang 70 meter. Atas permasalahan itu, DPKP Kota Cimahi akan melakukan pelebaran Sungai Ciputri.

Baca Juga : Dalam Hitungan Hari, Aspal di Jalan ini Sudah Rusak Dihantam Air

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi segera memperbaiki Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi yang rusak akibat dihantam arus deras.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah menuturkan, kerusakan jalan tersebut murni dikarenakan derasnya air yang masuk dari Sungai Ciputri.

"Itu murni karena arus air yang kuat. Kalau kualitas aspalnya sangat bagus," kata Wilman saat ditemui di sekitar Jalan Mahar Martanegara, Kamis (8/11/2018).

Untuk penanganannya, pihaknya akan memperbaiki dalam waktu dekat ini. Ia akan meminta kontraktor pemenang jalan itu untuk memperbaiki ulang. Untuk besaran biaya, pihaknya belum bisa merinci.

"Itu akan dihotmix ulang. Kita kan ada program pemeliharaan jalan," ucap Wilman.

Baca Lainnya