Rabu, 10 Juli 2019 11:35

Masa Depan 'Rumah Jagal Hewan' Cimahi Dimata Pegiat Sejarah

Penulis : Fery Bangkit 
Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Di Jalan Sukimun, RT 03/04 Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Di Jalan Sukimun, RT 03/04 Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Komunitas Tjimahi Heritage Kota Cimahi meminta Pemkot Cimahi melalukan kajian mendalam perihal keberlangsungan Rumah Potong Hewan (RPH) yang berada di Jalan Sukimun, Baros, Kota Cimahi.

"Adakan kajian mendalam untuk fungsi bangunan, disesuaikan dengan kondisi sekarang," kata Ketua Komunitas Tjimahi Heritage, Machmud Mubarok saat dihubungi via pesan singkat, Rabu (10/7/2019).

RPH dibangun sejak zaman Belanda, dan sudah terbengkalai sejak tahun 1990. Bahkan, bangunan yang sudah nampak lapuk itu sudah tidak berfungsi sejak tahun 2002.

Kemudian tahun 2011 pengelolaan aset RPH diserahkan kepada Perusahaan Daerah Jati Mandiri (PDJM) melalui Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor 12 Tahun 2011 tentang Penyertaan Modal Daerah pada PDJM. Tahun ini, asetnya sudah dikembalikan ke Pemkot Cimahi melalui revisi Perda Kota Cimahi Nomor 17 Tahun 2018. 

 Artinya, sekarang Pemkot Cimahi sudah berhak mengelola kembali aset RPH yang mencapai 3.910 meter persegi, dengan luas rumah bekas pegawainya mencapai 1.020 meter persegi. 

Dikatakan Machmud, jika melihat kondisi sekarang, memang sulit jika dikembalikan ke fungsi semula sebagai tempat potong hewan seperti sapi dan kerbau. Sebab, lokasinya tida tersedia sarana pendukung seperti tempat untuk pembuangan limbah dan lain-lain.

"Paling mungkin memang direstorasi agar bentuk bangunan kembali seperti asal, namun fungsinya untuk tujuan wisata," ujar Machmud.

Untuk merestorasi bangunan tersebut, lanjut Machmud, dibutuhkan pengemasan yang matang dari Pemkot Cimahi. Tentunya harus melalui-kajian-kajian yang mendalam. Jika dikaitkan dengan wisata militer yang digagas Pemkot Cimahi, "ya seharusnya menjadi satu rangkaian dengan wisata tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cimahi, Huezin Rachmasi mengatakan, pihaknya masih melalukan kajian terkait masa depan RPH. Hasilnya diharap keluar tahun ini. "Sudah diterima Pemkot Cimahi. RHP prosesnya masih kajian cocoknya untuk apa. Mudah-mudahan keluar tahun ini," ujarnya.

Baca Lainnya