Kamis, 29 Maret 2018 17:05

Mampukah Ajay Pertahankan Sawah yang Tersisa?

Reporter : Fery Bangkit 
 Ajay saat menghadiri Tanam Padi Serempak Kota Cimahi tahun 2018 di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (29/3/2018).
Ajay saat menghadiri Tanam Padi Serempak Kota Cimahi tahun 2018 di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (29/3/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id - Pemerintah Kota Cimahi mengklaim, sisa lahan Sawah di Kota Cimahi kini hanya Tersisa 137,14 hektare atau 3,43% dari sekitar 40 kilometer persegi luas Kota Cimahi.

Lahan sawah tersisa itu tersebar di Kecamatan Cimahi Utara 85,42 hektare, Kecamatan Cimahi Selatan 46,3 hektare dan Kecamatan Cimahi Tengah 5,42 hektare.

Baca Juga : Antisipasi Bencana Alam, 3.000 Pohon Ditanam di Cimahi

Ajay Muhammad Priatna, selaku Wali Kota Cimahi pun mengakui, lahan-lahan kosong di Kota Cimahi kini semakin terkikis oleh alih fungsi lahan.

Kemudian, Ajay juga melontarkan janjinya untuk tetap mempertahankan lahan sawah tersisa, yang katanya hanya tinggal 137,14 hektare.

"Akan kita Pertahankan. Dengan alasan apapun tidak boleh berubah fungsi lahan itu," kata Ajay saat ditemui usai menghadiri Tanam Padi Serempak Kota Cimahi tahun 2018 di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (29/3/2018).

Sebagai salah satu upaya mempertahankan lahan, Pemerintah Kota Cimahi sudah memasukan 33,09 hektare lahan sawah ke dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Lahan seluas 33,09 hektare itu akan dijadikan lahan abadi, seperti yang diamanatkan Undang-undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Luas Lahan Pertanian Berkelanjutan (LP2B).

Lahan tersebut sama sekali tidak boleh dialihfungsikan, kecuali untuk kepentingan tertentu sebagaimana yang diamanatkan dalam ketentuan perundang-undangan.

Bila hanya 33,09 hektare dari total 137,14 hektare lahan sawah yang dijadikan program lahan abadi dan masuk Perda RDTR, artinya masih ada terisa 104,05 lahan yang tidak dimasukan ke dalam program lahan abadi.

Pertanyaan pun muncul. Mampukah Ajay bersama Ngatiyana sebagai Wakil Wali Kota Cimahi mempertahankan sisa lahan tersisa itu?

Lagi-lagi Ajay menjawab, dengan lahan itu akan coba dipertahankan dengan Perda RDTR. Selain itu, katanya, pihaknya juga akan mencoba melakukan pembebasan lahan untuk dijadikan lahan abadi.

"Kami dari Pemkotnya, nanti lahan yang kita bebaskan juga untuk lahan abadi," katanya.

Baca Lainnya