Senin, 13 Mei 2019 18:47

Longsor di Bandung Barat:Ratusan Jiwa Mengungsi, Rumah Hingga Masjid pun Rusak

Reporter : Fery Bangkit 
Bencana longsor akibat hujan deras yang terjadi Minggu (12/5/2019) malam. 
Bencana longsor akibat hujan deras yang terjadi Minggu (12/5/2019) malam.  [istimewa]

Limawaktu.id - Sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat diterjang bencana longsor akibat hujan deras yang terjadi Minggu (12/5/2019) malam. 

Di antaranya Kampung Cicapeu Desa Kidangpananjung, Kampung Tegal Panjang dan Kampung Cikoneng Desa Mukapayung. Semua wilayah itu berada di wilayah Kecamatan Cililin, Bandung Barat.

Baca Juga : Alhamdulillah, Satu Keluarga Lolos dari Longsoran Semalam

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, ada delapan rumah milik warga yang mengalami rusak berat, 13 rumah rusak sedang dan 33 rumah rusak sedang. Selain itu, satu masjid rusak berat dan dua sepeda motor tertimbun. Kemudian ada 166 jiwa mengungsi di lokasi kerabatnya yang tinggal lebih aman. 

Di Kampung Tegalpanjang, satu rumah rusak berat dan lima rumah terancam. Selain itu, jalan gang yang menghubungkan dua kampung di Bandung Barat dan Kabupaten Bandung tertutup longsor. Dan dua rumah rusak ringan di kampung Cikoneng.

Baca Juga : Hujan Deras Semalam, Puluhan Rumah di Karyamukti Rusak Berat

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Barat, Dicky Maulana mengungkapkan pihaknya terus melakukan kajian dilapangan dan membantu mengevakuasi barang-barang milik warga. Selain itu, mengantarkan warga ke rumah kerabatnya yang lebih aman ditempati.

"Diimbau warga tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Tidak ada korban jiwa," ujarnya, Senin (13/5/2019). 

Baca Juga : Bencana di Cililin:Jembatan Terbawa Arus, Akses Perekonomian Warga Terputus

Kepala BPBD Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo mengungkapkan terkait akses jalan yang tertutup longsor. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas bina marga dan meminta dikirimkan alat berat untuk mengangkut material longsor.

Selain itu, sebagian besar pengungsi mengungsi di rumah kerabatnya. Namun pihaknya berencana menyediakan tenda untuk pengungsi. "Kalau hujan mereka belum mau kembali ke rumahnya. Sebagian besar ke kerabatnya. Kita upayakan buat tenda," tandasnya.

Baca Lainnya