Senin, 11 Juni 2018 14:51

Layanan Tambahan Bikin KTP di Cimahi Tetap Buka Selama Cuti Bersama

Reporter : Fery Bangkit 
Disdukcapil Kota Cimahi.
Disdukcapil Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (disdukcapil) Kota cimahi membuka pelayanan ekstra time atau tambahan selama masa cuti lebaran 2018.

Pelayanan tambahan itu dibuka akan dibuka dari tanggal 11, 12 dan 13 Juni, serta 18, 19 dan 20 Juni 2018. Pelayanan dibuka pukul 8.00 WIB, serta berakhir pukul 12.00 WIB. Masa cuti lebaran 2018 sendiri berlangsung dari 11-20 Juni 2018.

Baca Juga : Kata Polres Cimahi, Jalan ini Perlu Perhatian agar Arus Mudik 2018 Lancar

Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, M Suryadi mengatakan, pelayanan tetap dibuka agar pihaknya tetap mengakomodir kebutuhan masyarakat akan administrasi kependudikan terutama KTP-elektronik.

"Ini bentuk pelayanan ekstra. Sebagai bentuk tanggungjawab dalam pelayanan kepada masyarakat," ujarnya saat ditemui di kantor pelayanan Disdukcapil Kota Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Senin (11/6/2018).

Baca Juga : Tegas, Kendaraan Dinas di Cimahi Dilarang Dipakai Mudik

Dirinya mengklaim, sudah menyosialisasikan perihal layanan tambahan tersebut kepada masyarakat. Meski tak sepenuh biasanya, kata dia, namun banyak masyarakat yang mengetahui pelayanan tersebut.

"Kami buat surat edaran ke kelurahan-kecamatan dan minta disebarluaskan ke masyarakat," katanya.

Baca Juga : 20 Ribu Lebih Anak Pramuka Dilibatkan Amankan Mudik Lebaran di Jawa Barat

Dilanjutkannya, pelayanan sendiri akan lebih fokus pada perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Sebab, KTP-el sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengurus berbagai keperluan.

"Terutama membutuhkan untuk kebutuhan pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar pada 27 Juni 2018 mendatang," ucapnya.

Khusus personel yang berjaga, ujar Suryadi, akan diberikan jatah libur secara bergiliran. Mereka terutama diupayakan petugas yang tinggal di Kota Cimahi dan tidak mudik. Bagi petugas yang mendapat jatah jaga pelayanan, akan diberikan semacam uang lembur.

"Bagi petugas yang sudah persiapan mudik tidak bisa dicegah karena itu hak ASN. Paling untuk petugas yang berjaga kami pikirkan untuk mendapat uang lembur atau apalah," tandasnya.

Baca Lainnya