Selasa, 23 Januari 2018 11:06

Kuota Taksi Online Terbit, Dishub Minta Pelaku Usaha Segera Urus Izin

Reporter : Fery Bangkit 
Ilustrasi.
Ilustrasi. [Net]

Limawaktu.id,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan, jatah maksimal angkutan online di Kota Cimahi sebanyak 476. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 550/Kpe.1064-Dishub/2017 tentang Penetapan Wilayah Operasi dan Kebutuhan Angkutan Sewa Khusus di Daerah Jawa Barat.

Untuk keseluruhan wilayah operasi Bandung Raya, kuotanya mencapai 4.542 unit. Kuota paling banyak diterima Kota Bandung sebanyak 2.542 unit, Kabupaten Bandung 515 unit, Kabupaten Bandung Barat 504 unit dan Kabupaten Sumedang 128.

Aturan-aturan yang mengikat tentang transportasi online tertera jelas dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Aturan tersebut akan berlaku 1 Februari 2018.

Menanggapi keputusan yang telah dibuat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menyambut baik putusan tersebut. Diharapkan dengan ditetapkannya kuota dan aturan bisa menghilangkan gesekan antara angkutan online dengan angkutan konvensional.

“Kalau sudah menjadi aturan tertulis maka mau tidak mau Dishub Kota Cimahi patuh terhadap aturan tersebut,” ujar Ranto Sitanggang, Kepala Seksi Angkutan Dishub Kota cimahi, Selasa (23/1/2018).

Dengan terbitnya aturan tersebut, pihaknya meminta para pelaku usaha angkutan online segera mengurus perizinan yang tertera dalam aturan. Jika tidak sesuai aturan atau beroperasi ilegal, maka akan dikenakan sanksi sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan.

“Masa tenggang diberikan kepada pemerintah daerah dan penyedia jasa layanan taksi online untuk mengurus dan mempersiapkan mulai 1 Februari,” pungkasnya.