Kamis, 7 Juli 2022 20:05

Kunjungan Kerja ke Jepang, Uu Ruzhanul Perkuat dan Perluas Peluang Kerja Sama Jabar-Jepang

Reporter : Iman Nurdin
News
Breaking [Jabar]

limawaktu.id - Pak Uu --sapaan Uu Ruzhanul-- menuturkan, Jabar dan Jepang sendiri sebelumnya sudah menjalin kerja sama di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekonomi.

"Misi yang sekarang saya bawa adalah ingin adanya tambahan perluasan kerja sama yaitu tentang tenaga kerja dan pendidikan," kata Pak Uu.

Sedangkan terkait kerja sama di bidang pendidikan, kata Pak Uu, perlu ada komunikasi dengan perguruan tinggi di Jabar, terutama mengenai masalah bahasa dan teknis lainnya agar membantu masyarakat Jabar yang ingin belajar maupun bekerja di Jepang.

"Juga kami akan mengundang para bupati dan wali kota yang ada di Jawa Barat bagian timur untuk menyampaikan pesan apa yang disampaikan oleh Dubes Indonesia untuk Jepang, terutama dalam persaingan dan vokasi yang dikuatkan dalam pendidikan untuk wilayah tersebut," tuturnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Pak Uu pun memberikan portofolio Provinsi Jabar kepada Duta Besar RI untuk Jepang.

"Saya memberikan portofolio Provinsi Jawa Barat kepada Dubes RI di sini. Ada potensi-potensi Jawa Barat yang bisa dikerjasamakan oleh Pak Dubes. Mudah-mudahan bisa bermanfaat," ucapnya.

Selain memperkuat dan memperluas kerja sama, Pak Uu juga mengunjungi tempat pembuangan sampah di Jepang. Menurutnya, tempat pembuangan sampah otomatis di Jepang berada hingga ke kampung-kampung. Sampah yang dibuang oleh warga pun telah dipilah sehingga memudahkan pengolahan.

"Warganya tertib, masyarakatnya sadar dengan sendirinya. Mereka sudah memilah sampah kertas, kardus, botol kecil, botol wadah dan lain-lain. Nanti petugas sampah tidak usah memilah lagi, sebab masyarakatnya sudah memisahkan sendiri," ucap Pak Uu.

Kemudian, Pak Uu pun berkesempatan mengunjungi Asosiasi Muslim di Tokyo. Dalam kunjungan tersebut, Pak Uu memberikan apresiasi atas keberadaan masjid yang ada di Tokyo.

"Tempat wudhu enak sekali, ya bersih sekali, sangat luar biasa, ini ada air dingin, ada air hangat jadi memang di Tokyo Jepang ini keran itu dua, air dingin dan air hangat," ucapnya.

"Alhamdulillah saya sudah mengunjungi Asosiasi Muslim di Tokyo ini. Beberapa informasi yang kami terima memang sangat bermanfaat khususnya bagi pribadi saya," imbuhnya.

 

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer