Limawaktu.id, Majalengka – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Sekretaris Daerah Jawa Barat dan Bupati Majalengka menggelar pertemuan dengan Direktur Utama BRI beserta jajaran untuk membahas penguatan kolaborasi dalam program Pembiayaan Perumahan rakyat.
Dalam pertemuan tersebut, Maruarar Sirait mengapresiasi komitmen BRI yang dinilai konsisten mendukung program pemerintah, khususnya melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Ia menyampaikan, untuk program KPP, plafon pembiayaan BRI pada 2026 meningkat signifikan dari Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun. Hingga saat ini, realisasi pembiayaan telah mencapai sekitar Rp9,2 triliun dengan total lebih dari 66 ribu debitur, menjadikannya yang tertinggi secara nasional.
Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada dukungan FLPP rumah subsidi, termasuk peluang pengembangan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan perkotaan. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan mudah dijangkau.
Tidak hanya sektor pembiayaan, pertemuan tersebut juga menyoroti program gentengisasi di Jawa Barat sebagai bagian dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan UMKM pengrajin genteng lokal.
Maruarar menegaskan, penguatan sektor UMKM harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas produk bagi masyarakat sebagai konsumen.
“UMKM harus terus tumbuh dan mendapat kesempatan. Namun di sisi lain, kualitas produk untuk masyarakat juga harus dijaga. Karena itu, sertifikasi dan standar kualitas menjadi sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan pelaku UMKM menjadi kunci agar program perumahan rakyat berjalan semakin optimal.
“Kolaborasi pemerintah, perbankan, dan UMKM harus terus diperkuat agar program perumahan rakyat berjalan semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.