Jumat, 15 Maret 2019 17:42

KPK Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Kampar

Reporter : Bubun Munawar
Juru Bicara KPK Febri Diansyah.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. [net]

Limawaktu.id - Komisi Pemberantasan korupsi menetapkan dua orang tersangka dalam perkara pembangunan jembatan di Kabupaten Kampar. Dua orang tersebut adalah ADN (Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar) dan IKS (Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam siaran pers nya mengatakan, keduanya menjadi tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan Pembangunan jembatan Waterfront City di Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2015-2016.

Baca Juga : Wabup Jabar Kembali Mengemuka di Sidang Dugaan ‘Sunat’ Dana Hibah Kab Tasikmalaya

"ADN dan IKT diduga bekerja sama dalam lelang pengadaan dan pelaksanaan pembangunan Jembatan Waterfront City di Kabupaten Kampar. Diduga telah terjadi kolusi dan pengaturan tender yang melanggar hukum yang dilakukan oleh para tersangka," katanya. 

Febri menyebutkan, KPK menduga ada kerja sama antara AND dan IKT terkait penetapan Harga Perkiraan Sendiri. Kerja sama ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya sampai pelaksanaan pembangunan Jembatan Waterfront City secara tahun jamak yang dibiayai APBD Tahun 2015, APBD Perubahan Tahun 2015 dan APBD Tahun 2016.

Baca Juga : Informasi Pemanggilan Wagub Jabar Terkait Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos

" ADN diduga menerima uang kurang lebih sebesar Rp.1 miliar atau 1% dari nilai kontrak proyek," sebutnya. 

Diduga dalam proyek ini telah terjadi kerugian keuangan negara sekitar Rp. 39.2 Milyar dari nilai proyek pembangunan jembatan waterfront city secara tahun jamak di Tahun Anggaran 2015 dan 2016 dengan total  Rp117,68 Milyar.

Baca Lainnya