Rabu, 1 Agustus 2018 12:51

Kotaku Menjadi Solusi dalam Mengatasi Persoalan Lingkungan

Reporter : Fery Bangkit 

Limawaktu.id,- Ada beberapa upaya untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia, salah satunya dengan program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) yang menjadi program Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Askot Mandiri program Kotaku di Kota Cimahi Rudi Bernadi menyebutkan, ada sepuluh kelurahan di Kota Cimahi yang mendapatkan program Kotaku dari APBN sementara lima kelurahan lain merupakan pencegahan agar tidak menjadi kelurahan kumuh baru.

Kota Cimahi merupakan salah satu daru 269 kabupaten/kota yang mendapatkan program Kotaku di tahun ini. Pada tahun ini Cimahi mendapatkan bantuan Rp 5 Milyar lebih untuk program Kotaku yang pelaksanaannya dilapangan dilakukan oleh para BKM di Kota Cimahi.

“Cimahi mendapatkan bantuan lima milyar untuk melakukan penataan lingkungan melalui program Kotaku ini, “ sebutnya, kepada limawaktu.id, Rabu (1/8).

Dalam pelaksanaannya para pengurus BKM dimasing-masing kelurahan sudah melakukan

pendataan kondisi awal atas 7 Indikator Kumuh di desa/kelurahan masing-masing, yang selanjutnya diintegrasikan dengan data yang ada di Pemkot Cimahi.

Tujuh indikator yang menjadi ukuran sebuah kelurahan mendapatkan bantuan program kotaku ini meliputi Bangunan Gedung, Jalan Lingkungan, Penyediaan Air Minum, Drainase Lingkungan, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan Persampahan dan pengamanan kebakaran.

Dikatakan Rudi, Kotaku menjadi program dalam mengurangi permukiman kumuh dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru. Sumber pembiayaan Program Kotaku berasal dari APBN maupun APBD Kota Cimahi.

Baca Lainnya