Limawaktu.id, Bandung Barat – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Deni Kurniawan (19), korban yang tenggelam di aliran Waduk Saguling, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, pada hari ketiga pelaksanaan Operasi SAR, Senin (6/7/2026).
Korban ditemukan pada pukul 17.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi kejadian (LKP) pada koordinat 6°53'15.77"S dan 107°27'08.14"E, setelah tiga hari dilakukan pencarian secara intensif oleh Tim SAR Gabungan.
Sejak pagi, tepatnya pukul 07.30 WIB, seluruh unsur SAR melaksanakan briefing guna menyusun strategi pencarian, membagi sektor operasi, serta menentukan metode pencarian yang dinilai paling efektif. Operasi dimulai pukul 08.00 WIB dengan mengombinasikan berbagai teknik pencarian.
Tim penyelam melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban diduga tenggelam dengan radius hingga 100 meter menggunakan metode penyelaman dan jangkar. Sementara itu, pencarian di permukaan air dilakukan menggunakan perahu LCR dan kayak di sepanjang tepian waduk. Pengawasan dari udara dilakukan menggunakan drone dengan ketinggian maksimal 40 meter, sedangkan personel lainnya menyisir jalur darat di sekitar kawasan waduk.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika korban berhasil ditemukan pada sore hari. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan evaluasi. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel dari berbagai instansi dikembalikan ke satuan masing-masing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Ade Dian Permana menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR Gabungan, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, relawan, potensi SAR, serta masyarakat yang telah bersinergi dan memberikan dukungan selama operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Semoga kerja sama dan semangat kemanusiaan ini terus terjaga dalam setiap pelaksanaan operasi SAR," ujarnya.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR Gabungan yang bekerja secara terpadu selama tiga hari, menunjukkan sinergi lintas instansi dalam upaya penyelamatan dan penanganan musibah di perairan Waduk Saguling.