Jumat, 1 Juni 2018 14:57

Konsumsi Listrik di Cimahi dan Bandung Barat Naik 15% Selama Ramadan

Reporter : Fery Bangkit 
Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Cimahi, Bagus H Abrianto.
Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Cimahi, Bagus H Abrianto. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- konsumsi listrik saat bulan ramadan di wilayah Kota Cimahi dan Bandung Barat mengalami kenaikan hingga 15% dari hari biasanya.

Diperkirakan, beban puncak kenaikan listrik terjadi saat pukul 18.00 hingga pulul 24.00 WIB. Serta pukul 02.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Baca Juga : Cek nih Jadwal Penukaran Uang di Kota Cimahi

Hal tersebut diungkapkan Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Cimahi, Bagus H Abrianto saat ditemui di Gardu Induk Cibabat, Jalan Sentral, Jum'at (1/6/2018).

"Kalau beban puncaknya setelah jam Isya. Per hari rata-rata 10-15 persen," terangnya.

Baca Juga : Dinkes Kota Cimahi akan Buka Layanan Kesehatan Gratis Selama Musim Mudik Lebaran 2018

Namun, kata dia, tingginya konsumsi listrik rumah tangga saat bulan suci ini dipastikan akan berpengaruh juga terhadap tagihan pembayarannya.

"Tagihan masyarakat naik, karena nyalanya lebih banyak," ujarnya.

Baca Juga : Cuti Bersama Lebaran 2018, Puskemas di Cimahi Tetap Buka Layanan

Bagus menjelaskan, pola penggunaan listrik saat bulan ramadan memang berbeda dari biasanya. Jika hari biasanya pukul 22.00 WIB tegangan listrik sudah turun, namun saat ramadan, pemaikaian listik hingga pukul 24.00 WIB masih tinggi.

"Nanti turun sebentar. Jam 02.00 WIB naik lagi, karena ibu-ibu masak. Sampai subuh itu ada aktifitas. Habis subuh biasanya turun," jelasnya.

Meski konsumsi listrik naik, Bagus menjamin ketersediaan daya untuk wilayah Cimahi dan Bandung Barat aman. Pasalnya, sejak awal puasa lalu, pihaknya sudah mengecek semua kebutuhan.

"Alhamdulillah akhir-akhir ini gangguan tidak begitu banyak. Terus tenaga teknik kita stand by kan selalu," pungkasnya.

Baca Lainnya