Selasa, 20 Juli 2021 12:49

Kibarkan Bendera Putih, Pengusaha Hotel dan Restoran di Garut Mengaku Pemerintah Tak Beri Solusi

Reporter : Saiful Huda Ems (SHE)
Sebagai bentuk keprihatnianan pengusaha hotel dan restoran di Garut memasang bendera putih.
Sebagai bentuk keprihatnianan pengusaha hotel dan restoran di Garut memasang bendera putih. [Kompas]

Limawaktu.id,- Para pengusaha hotel dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut mengaku amat bingung menghadapi situasi sulit di masa pandemi COVID-19. Sebagai bentuk keprihatnianan mereka, sejak Senin 19 Juli 2021 kemarin ditunjukkan dengan memasang bendera putih.

 Ketua PHRI Kabupaten Garut, H. Deden Rochim atau yang akrab disapa Jiden mengaku sudah dua tahun pengusaha hotel dan restoran merasakan dampak pandemi COVID-19. Selama itu tak ada solusi rill yang ditawarkan pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Garut bagi para pengusaha.

"Dua tahun kami menahan kesulitan ini, pertemuan dengan pemerintah selama ini tak ada solusi apa pun," ujar Jiden, dikutip Viva.co.id, Senin (19/7/ 2021).

Menurutnya, pengusaha hotel dan restoran menyatakan ingin menyelamatkan ribuan karyawan agar tetap bisa bertahan hingga pandemi COVID-19 usai. Walaupun saat ini sudah beberapa pengusaha hotel dan restoran bangkrut karena karena sudah tak mampu lagi membayar gaji pegawai.

"Kami ini sudah membayar pegawai dari saku sendiri, agar pegawai gak menderita, " ungkapnya.

Dia melanjutkan, pengusaha meminta agar ada kebijakan pengurangan pembayaran pajak perusahaan. Diketahui selama ini kewajiban perusahaan untuk pembayaran pajak tak ada keringanan.

 “Coba bayangkan pajak harus dibayar sementara kami disuruh tutup, kami harus bayar dari mana?” " katanya.

Pemasangan bendera putih dengan emotion menangis tampak di sejumlah hotel dan restoran sebagai simbol kesedihan dan keprihatinan pengusaha hotel. Terlebih Garut hingga saat ini masih menunggu keputusan perpanjangan PPKM darurat yang rencananya akan diumumkan Selasa 20 Juli 2021 hari ini.

" Ini refleksi kami, pemasangan bendera putih ini sebagai simbol kami yang sedang prihatin karena harus berjuang sendiri," kata dia.

 

Baca Lainnya