Senin, 12 November 2018 18:08

Kerusakan Jalan Senilai Rp 1,3 Miliar Bertambah, Kok Bisa?

Reporter : Fery Bangkit 
Pengelupasan aspal di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi bertambah akibat kembali dihantam luapan air dari Sungai Ciputri, Minggu (11/11/2018).
Pengelupasan aspal di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi bertambah akibat kembali dihantam luapan air dari Sungai Ciputri, Minggu (11/11/2018). [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Pengelupasan aspal di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi bertambah akibat kembali dihantam luapan air dari Sungai Ciputri, Minggu (11/11/2018).

Awalnya, kerusakan tercatat hanya sekitar 800 meter, namun setelah kembali dihantam air akibat hujan deras, kerusakan bertambah 150 meter menjadi 950 meter. Padahal, jalan itu baru dilapisi aspal beberapa hari lalu.

Baca Juga : Baru Beberapa Hari Sudah Rusak, DPRD Kota Cimahi Pertanyakan Kualitas Aspal Jalan di Cimahi

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Hilman Sugiansyah menegaskan, kerusakan itu murni karena derasnya luapan air dari Sungai Ciputri. Ia menyangkal terkelupasnya aspal itu disebabkan karena buruknya kualitas hotmix. 

"Dugaan aspal jelek, itu perlu ada penelitian lanjutan untuk menentukan kualitas. Tapi sejauh ini kualitasnya bagus. Tapi sejauh ini murni karena air deras," jelas Wilman saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Senin (12/11/2018).

Sebelumnya, pihaknya sudah menggelontorkan anggaran hingga Rp 1,3 miliar untuk meng-hotmix jalan sepanjang 445 meter, dari total Jalan Mahar Martanegara yang mencapai 2,6 kilometer.

"Tebal hotimx-nya 5 cm," ucap Wilman. Perihal waktu pengerjaan yang dilakukan saat memasuki musim penghujan, Wilman menjelaskan sebetulnya pengerjaan direncanakan sejak pertengahan tahun. Namun saat itu proyek gagal dalam tahapan lelang.

"Jalan Mahar Termasuk lima paket gagal lelang. Target awal Agustus, sebab gagal lelang molor jadi beres sekarang," jelasnya.

Untuk penanganan sementara ini, lanjut dia, pihaknya akan melakukan pembersihan material aspal yang mengelupas. Sedangkan untuk perbaikan, akan menyesuaikan dengan kondisi cuaca.

Baca Lainnya