Jumat, 17 Agustus 2018 23:09

Kenakan Sarung dan Busana Muslim, Ponpes Misbachunnur Peringati HUT RI

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Mengenakan sarung atau busana muslim saat Peringatan Hari Besar Nasional seperti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mungkin bukan hal yang biasa bagi yang lain. Namun tak begitu bagi para Ustadz dan Santri Pondok Pesantren Misbachunnur di Kota Cimahi.

Memperingati Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, para santri dan ustadz sengaja menggelar upacara dengan mengenakan sarung dan busana muslim, pada Jum’at (17/8).

“Kami sengaja mengenakan sarung atau busana muslim saat upacara Hari Kemerdekaan RI ini, karena merupakan identitas para santri yang biasa digunakan sehari-hari,” ungkap Ustadz Badrussalam, Pimpinan Ponpes Misbachunnur kepada Limawaktu.id.

Menurutnya, pesan yang ingin disampaikan dari Peringatan HUT RI ini adalah para santri ikut andil dalam memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia saat perjuangan melawan penjajah.

“Santri ikut andil dalam memperjuangkan kemerdekaan dan akan terus mempertahankannya, karenanya para santri harus mengisi kemerdekaan ini dengan kerja keras dan terus belajar,” jelas Badru.

Selain dengan upacara bendera dan atraksi pencak silat Merpati Putih kegiatan juga dimeriahkan dengan pertandingan sepak bola antar santri dan pengelola Pondok Pesantren Misbachunnur.

Dia melanjutkan, dari sekitar 600 santri di Ponpes Misbachunnur, 100 diantaranya berasal dari anak yatim yang belajar di Ponpes Misbachunnur. Para santri tak hanya dari Kota Cimahi dan sekitarnya ada juga dari luar daerah seperti Aceh sampai Papua.

“Alhamdulillah berkat anak yatim keberadaan Pondok Pesantren Misbachunnur ini terus berkembang sejak didirikan delapan tahun lalu,” pungkasnya.

Baca Lainnya