Kondisi Atap Pasar Cimindi
Kondisi Atap Pasar Cimindi [Fery Bangkit]
News

Kembali Kandas, Pemkot Cimahi Ajukan Bantuan Rp 22,5 Miliar untuk Pasar Cimindi

Limawaktu.id - Untuk menjawab keresahan pedagang, Pemkot Cimahi kembali mengumbar asa perihal lanjutan revitalisasi Pasar Cimindi yang tertunda sejak tahun 2018.

Pemkot Cimahi melalui Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi akan mengajukan anggaran Rp 22,5 miliar kepada Pemprov Jabar untuk melanjutkan perbaikan pasar yang terletak di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi itu.

"Tahun 2021 rencananya revitalisasi Pasar Cimindi. Kita sudah ajukan bantuan ke Provinsi Rp 22,5 miliar," terang Kepala Bidang Perdagangan pada Disdagkoperind Kota Cimahi, Teja Dahliawati saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Rabu (22/1/2020).

Ia menerangkan, pengajuan kebutuhan anggaran itu disesuaikan dengan hasil kajian
Detail Engineering Design (DED) yang dilakukan tahun 2018. "Jadi kita pernah buat DED untuk pembangunan Pasar Cimindi tahun 2018, hasilnya segitu. Untuk pembangunan lanjutan, DED-nya yang bikin provinsi," beber Teja.

Dengan rencana lanjutan tahun 2021, itu artinya revitalisasi Pasar Cimindi tahun ini harus tertunda lagi. Dua tahun lalu, tepatnya akhir tahun 2017 Pasar Cimindi sempat direvitalisasi menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun pembanguannnya tidak secara menyeluruh, dan malah terhenti di tahun 2018.

"Revitalisasi tahap 1 pembuatan atap belakang, untuk tahap 2 kami belum tahu, karena yang bikin DED-nya provinsi. Termasuk untuk konsep bangunanya seperti apa, kita menunggu pembahasan dengan provinsi," terang Teja

Sebelum revitalisasi dilanjutkan, pihaknya hanya bisa melakukan pemeliharaan menggunakan anggaran seadanya dari kas daerah Kota Cimahi. "Ada (pemeliharaan). Anggarannya di UPTD Pasar," ucap Teja.

Para pedagang sendiri menyayangkan tertundanya revitalisasi lanjutan pasar yang terletak di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi itu. Padahal, para pedagang sangat berharap revitalisasi yang sebelumnya sudah dilakukan bisa segera rampung. Sebab, mereka menilai kondisi pasar saat ini sudah tidak laik dan harus segera dilakukan perbaikan.

Enur (44), salah seorang pedagang di Pasar Cimindi mengatakan, kondisi pasar kian kumuh, apalagi jika hujan tiba dimana air kerap masuk ke area pasar. Imbasnya, kondisi pasar terlihat sangat tidak nyaman, baik untuk pedagang maupun konsumen.

"Sekarang tuh cenderung terkatung-katung . Kami ngga tahu alasannya kenapa. Dan kami juga ngga tahu kapan akan dibangun lagi," tuturnya.

Menurutnya, akibat belum selesainya revitalisasi Pasar Cimindi, banyak akses jalan yang tertutup tiang beton. Hal itu berdampak pada jumlah pengunjung yang datang, sehingga berpengaruh juga terhadap omzet para pedagang.

Dengan kondisi itu, ia dan pedagang lainnya berharap pemerintah segera merampungkan revitalisasi pasar. "Siapa tahu kalau sudah dibangun mah ada perubahan yang positif bagi pedagang, karena selama ini omset pedagang cenderung pada turun," katanya. 

Baca Lainnya