Rabu, 4 Oktober 2017 0:47

Kata Abubakar, 'Orangtua Adalah Guru yang Sesungguhnya'

Bupati Kabupaten Bandung Barat H.Abubakar bersama Bunda Paud Kabupaten Bandumg Barat Hj.Elin S Abubakar, membuka kegiatan Simulasi Manasik Haji Anak Usia Dini.
Bupati Kabupaten Bandung Barat H.Abubakar bersama Bunda Paud Kabupaten Bandumg Barat Hj.Elin S Abubakar, membuka kegiatan Simulasi Manasik Haji Anak Usia Dini. [limawaktu]

Limawaktu.id, - Bupati Kabupaten Bandung Barat Abubakar meminta para  orang tua agar selalu memperhatikan anaknya dan jangan sampai lengah, karena guru yang sesungguhnya adalah orang tua. 

"Guru paud hanyalah guru yang cuma sementara, karena hanya bisa memberikan pengetahuan dan membimbing dalam beberapa jam dalam sehari,  sisanya adalah tugas orang tua," kata Abubakar, saat membuka kegiatan Simulasi Manasik Haji Anak Usia Dini yang dilaksanakan di Lapangan Plaza Mekarsari Kabupaten Bandung Barat, selasa (3/10). 

Menurut Abubakar "penanaman pengetahuan sejak usia dini patut kita dukung dan harus di tingkatkan, karena pendidikan merupakan ikon utama di Kabupaten Bandung Barat. Sesuai dengan visi Bandung Barat cermat, salah satunya adalah menginginkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat yang cerdas". ucapnya

Bupati Kabupaten Bandung Barat H.Abubakar bersama Bunda Paud Kabupaten Bandumg Barat Hj.Elin S Abubakar, membuka kegiatan Simulasi Manasik Haji Anak Usia Dini. 
Bupati Kabupaten Bandung Barat H.Abubakar bersama Bunda Paud Kabupaten Bandumg Barat Hj.Elin S Abubakar, membuka kegiatan Simulasi Manasik Haji Anak Usia Dini. 

Dirinya yakin orang tua dan guru sekolah bisa memberikan pengetahuan dan membimbing anak didiknya dengan baik, agar kedepan anak tersebut mempunyai wawasan yang bagus, budipekerti dan akhlak yang baik.  

Dia juga berharap mudah-mudahan kedepannya pemerintah daerah bersama bunda paud bisa memberikan program-program yang terbaik bagi guru maupun bagi anak-anak usia dini, karena dengan progam yang baik para guru, anak didik bisa meraih prestasi untuk pemerintah daerah Kabupaten Bandung Barat. 

Sedangkan Ririn, Ketua Panitia kegiatan simulasi manasik haji usia dini ini "merupakan pengenalan sekaligus memberikan pengetahuan ibadah haji dan harus terus menerus di tumbuhkan kepada anak-anak usia dini, agar anak tersebut mempunyai aklak,budipekerti dan karakter yang tinggi". Ucapnya.

Dia juga mengatakan simulasi manasik haji ini di bagi menjasi 4 titik yakni di kecamatan Cipeundeuy, Batujajar, Gunung halu dan di lapangan Plaza Mekarsari yang di laksanakan pada kesempatan ini. 

"Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan ini di ikuti oleh perwakilan himpaudi dari 6 kecamatan, yaitu kecamatan Saguling, Padalarang, Ngamprah, Cisarua, Parongpong dan Lembang," sebutnya. (*/bun)