Senin, 10 Juni 2019 16:24

Kadisdukcapil Cimahi ke Pendatang:Kita Sarankan Kembali!

Reporter : Fery Bangkit 
Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Cimahi.
Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Cimahi. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi menyarankan pendatang untuk kembali ke kampung halamannya bila tidak memiliki pekerjaan pasti.

Untuk mendata jumlah pendatang pasca Idul Fitri 1440 Hijriyah itu, pihaknya sendiri bakal melakukan operasi yustisi dalam waktu dekat ini. Salah satu tujuannya adalah memastikan warga yang datang ke Cimahi benar-benar sudah memiliki pekerjaan.

Baca Juga : Warga Pendatang, Siap-siap Dirazia Pemkot Cimahi

"Kita sarankan kembali (kalau yang belum punya kerja). Nanti kita dialog dulu (dengan warga pendatang)," ujar Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, M Suryadi saat ditemui Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (10/6/2019).

Rencananya, kata Suryadi, operasi yustisi akan difokuskan di rumah kontrakan atau kos-kosan yang memang kerap dijadikan tempat singgah warga pendatang. Khususnya di wilayah Cimahi Selatan dan Cimahi Tengah.

"Tim kita akan datang ke kosan-kosan. Kalau memang dia bawa famili baru ya, kita cek mau ngapain di sini. Kalau dia misalnya mau tinggal di sini, mau kerja udah dapat kerja ya tinggal kita tanya mau pindah atau bagaimana," jelasnya.

Berdasarkan pasca libur lebaran tahun sebelumnya, kata Suryadi, memang Kota Cimahi ini kerap menjadi tujuan para pendatang untuk mengadu nasibnya tapi memang tidak terlalu banyak. Hal itu, kata dia, karena kondisi perusahaan di Cimahi yang kurang kondusif.

"Prediksi sementara informasi tidak begitu banyak. Tahun lalu kita cek, di Cimahi perusahan banyak yang kolep," ucapnya.

Selain mendata warga pendatang, lanjut Suryadi, pihaknya juga akan mendata warga pendatang yang memiliki Kartu Identitas Musiman (Kipem). Sebab, tegas dia, Kipem hanya berlaku satu tahun dan tidak bisa diperpanjang lagi.

"Kalau dia misalnya tidak mau pindah, tetap masih tinggal di sini saya suruh ambil pilihan mau pindah urus resmi atau dia tidak boleh lagi tinggal di Cimahi karena Kipem cuma satu tahun," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menegaskan, warga yang datang ke Kota Cimahi harus memiliki kemampuan dan pekerjaan pasti. 

Baca Lainnya