Kamis, 1 November 2018 16:52

Kabur Lalu Main di Warnet, Siswa di Cimahi:Kapok, Saya Takut!

Reporter : Fery Bangkit 
47 siswa SD dan SMP yang terjaring operasi di Kota Cimahi.
47 siswa SD dan SMP yang terjaring operasi di Kota Cimahi. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Puluhan pelajar yang kedapatan nongkrong dan main warnet saat jam sekolah mengaku kapok atas perilaku buruknya itu.

Seperti diketahui, Dinas Pendidikan beserta Satpol PP dan Polres Cimahi menggelar operasi penegakan disiplin, Kamis (1/11/2018). Tercatat ada sekitar 47 siswa SD dan SMP yang terjaring operasi di Kota Cimahi.

Baca Juga : 'Tercyduk' Bolos, Puluhan Pelajar di Cimahi Angkut Petugas Gabungan

Java Mumammad Ramdan (15) mengakui, saat terjaring operasi, ia kabur dari sekolah. Dirinya beralasan, pagi tadi tengah tak ada kegiatan proses pembelajaran di sekolahnya, yakni SMP Pasundan 2 Cimahi.

"Tadi kabur soalnya gak belajar. Tapi sekarang kapok," tutur siswa kelas IX itu saat ditemui di Local Education Sentre (LEC), Jalan Permana, Kota Cimahi.

LEC merupakan tempat yang dijadikan titik kumpul semua pelajar yang terjaring dalam operasi kali ini. Mereka diberikan pembinaan di sana. Selain itu, pihak sekolah dan orang tua pun dipanggil.

Hal serupa diungkapkan, Rizki (13). Siswa kelas XII MTs Al Mubarokah itu mengaku kapok bolos sekolah. Saat diamankan, ia dan temannya tengah asyik bermain di salah satu warnet di Kota Cimahi.

"Tadi pagi kesiangan, jadi mabal. Baru kali ini," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan, penegakan disiplin ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pendidikan karakter. Harapannya, setelah operasi ini siswa menjadi lebih bertanggung jawab.

"Penegakan dispilin ini kaitan bagaimana kita konsisten dengan upaya peningkatan pendidikan karakter. Mudah-mudahan ini ada pembelajaran sehingga ke depan siswa di cimahi bisa bertanggung jawab," ujar Dikdik saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Demang Hardakusumah, Kamis (1/11/2018).

Dikatakannya, operasi penegakan siswa ini akan dilakukan secara rutin. Siswa yang kedapatan bolos ini akan dilakukan pembinaan. Pihaknya langsung melakukan pemanggilan terhadap orang tua siswa dan pihak sekolah yang bersangkutan.

"Iya ini sebagai efek jera supaya siswa gak bolos lagi. Sebab, tugas siswa itu belajar di sekolah," tandasnya.

Baca Lainnya