Sabtu, 3 Maret 2018 12:43

Jawaban Menohok Dinas PUPR KBB Soal Jalan Ditanami Pisang di Desa Mekar Jaya

Reporter : Fery Bangkit 
Jalan di Kampung Cihamirung, Desa Mekar Jaya Kecamatan Cihampelas.
Jalan di Kampung Cihamirung, Desa Mekar Jaya Kecamatan Cihampelas. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyatakan, pihaknya segera melakukan perbaikan jalan yang ditanami pohon pisang di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Cihampelas. Perbaikan dipastikan akan dilakukan tahun ini.

Pernyataan tersebut merupakan jawaban atas protes warga yang dilakukan dengan menanam sejumlah pohon pisang hingga mengancam akan 'golput' pada Pemilihan Bupati/Wakil Bupati KBB 2018.

"Kami tegaskan jalan di Kampung Cihamirung, Desa Mekar Jaya itu akan diperbaiki tahun ini karena sudah teralokasikan," tegas Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas PUPR KBB, Ridwan, Jumat (4/3/2018).

Ridwan mengaku, pengajuan perbaikan jalan itu sudah diusulkan melalui Musrembang 2016 dan 2017 oleh pihak desa melalui kecamatan. Untuk itu pihaknya menganggarkan perbaikan di tahun ini dengan dua paket pekerjaan jalan dari Batujajar hingga Cihampelas.

"Perbaikan sudah teranggarkan masing-masing senilai Rp150 juta dan Rp180 juta. Protes ini terjadi karena informasi tidak tersampaikan oleh camat dan desa ke pada warganya," kata Ridwan kesal.

Dia mengaku kesal karena akibat informasi yang tidak tersampaikan itu, dirinya jadi ditegur oleh Bupati, Abubakar karena ada jalan rusak yang ditanami pohon pisang. Ia tak habis pikir apakah aparatur di tingkat kecamatan dan desa menyimak dan menyerap informasi secara detail atau tidak. Pasalnya, informasi yang disampaikan ke warga menjadi simpang siur.

"Secepatnya akan dilakukan (perbaikan) karena saat ini sedang persiapan. Total ada 59 paket lelang perbaikan jalan dan jembatan yang sudah dikerjakan di bulan Februari lalu," tegasnya.

Anggota Komisi III DPRD KBB Aep Nurdin meminta, agar pemerintah daerah tanggap dengan persoalan infrastruktur khususnya jalan-jalan yang rusak.

"Kejadian seperti di Desa Mekar Jaya, Cihampelas, jangan sampai terulang karena ada warga yang kesal lalau menanam pohon di tengah jalan," tandasnya.