Rabu, 23 Desember 2020 21:09

Jamin Pasokan Listrik Aman, Ini Persiapan yang Dilakukan PLN Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas PLN saat Cek Pasokan Listrik
Petugas PLN saat Cek Pasokan Listrik [Net]

Cimahi - Pasokan listrik untuk wilayah Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Margaasih dipastikan aman saat perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Tercatat ada 730.574 pelanggan yang ada di wilayah tersebut yang dilayani Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi. Pihaknya sudah melakukan persiapan dari mulai personel hingga peralatan.

"Kita sudah gelar pasukan sama peralatan untuk memastikan kesiapan personel PLN maupun peralatannya apabila sewkatu-waktu ada gangguan dan lain-lain," kata Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Cimahi, Pilih Kondang Paramarta, Rabu (23/12/2020).

Tercatat ada sebanyak 215 personel yang disiapkan untuk menjaga pasokan listrik saat natal dan tahun baru. Peralatan pun dipastikan sudah lengkap apabila nantinya terjadi gangguan pada jaringan.

Pihaknya juga, kata Kondang, sudah melakukan pengecekan di titik-titik penting seperti gereja-gereja yang akan dijadikan pusat merayakan natal dan tahun baru. Bahkan, sudah disiapkan juga backup suplay apabila terjadi gangguan pada suplay utama.

"Kita sudah pastikan setiap lokasi sudah dibuat SOP untuk backup suplay kalau suplay utamanya ada masalah. Kalau sekarang karena natal dan tahun baru jadi titik prioritasnya gereja dan tempat tempat wisata," beber Kondang.

Untuk antisipasi gangguan jaringan akibat faktor cuaca, PLN UP3 Cimahi pun sudah melakukan antisipasi. Terkhusus dimusim penghujan seperti ini, dimana kerap terjadi pohon tumbang yang menimpa jaringan PLN sehingga mengalami kerusakan.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, dimana ada beberapa titik jaringan listrik yang rusak setelah tertimpa pohon tumbang. "Kita sudah makismalan pemeliharaan ke lokasi penting. Kita antisipasi pemangkasan dan penebangan untuk pohon yang sudah lapuk. Mudah-mudahan tetap aman," sebutnya.

Untuk konsumsi listrik saat natal dan tahun baru, lanjut Kondang, biasanya ada peningkatan. Seperti tahun lalu, dimana konsumsi pemakaian listrik meningkkat hingga 20 persen.

Peningkatan itu disebakan aktivitas pemakaian listrik malam hari saat natal dan tahun baru akan berbeda dari malam-malam biasanya. Namun untuk tahun ini belum bisa diprediksi peningkatannya mengingat masih ada wabah virus korona atau Covid-19.

"Kita belum tau kondisi Covid-19 ini apakah ada perbedaan atau tidak. Tahun lalu ada peningkatan sekitar 20 persen pemakain saat natal daripada haris biasa," tandas Kondang.

Baca Lainnya