Jumat, 14 Februari 2020 17:05

Inkubasi CTP 2020 Jilid 4 Diisi 25 Tenant Berbakat

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna Saat acara Kick Off Inukbasi Digital Creatif Tahun 2020 pada Jumat (14-22-020).
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna Saat acara Kick Off Inukbasi Digital Creatif Tahun 2020 pada Jumat (14-22-020). [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Sebanyak 150 orang dari 25 tenant (kelompok) bakal mengisi program inkubasi Digital Kreatif 2020 jilid ke-4 di Cimahi Techno Park (CTP) Jalan Baros Raua, Kota Cimahi. Program tersebut dimulai sejak tahun 2016.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengatakan, Inkubasi Digital merupakan program untuk memfasilitasi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pelatihan selama satu tahun penuh. Harapannya, kata dia, mereka bisa mengembangkan produk usahanya sehingga bisa membangkitkan ekonomi Kota Cimahi.

"Ketertarikan anak muda terhadap program ini cukup baik, pesertanya terus bertambah, ini target awal kita. Harapannya secara manfaat lebih terasa," kata Ajay saat ditemui usai acara Kick Off Inukbasi Digital Creatif Tahun 2020 pada Jumat (14/2/2020).

Menurut Ajay, tenant yang diikutsertakan dalam inkubasi di CPT tahun ini merupakan hasil seleksi. Dalam program ini, kata dia, masing-masing tenant bisa mengajukan kebutuhan pendampingan sesuai bidang garapan masing-masing.

"Diberi ruang kerja atau co-working space dengan perangkat komputer, pendampingan juga beda-beda sesuai bidangnya. Intinya, mereka dirangsang untuk menjadi kreator usaha," jelas Ajay.

Ia mengakui, lulusan dari program inkubasi di CTP tak melulus berhasil mandiri. Meski begitu, kata Ajay, selama empat tahun berjalan output-nya tidak terlalu mengecewakan.  "Memang belum semua, tapi sejauh ini hasilnya menggembirakan malah ada yang bisa capai omset miliaran rupiah," ungkapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi Adet Chandra menambahkan, sudah ada 25 tenant yang menetap di gedung Baros Information Technologi Creatif (BITC).

Artinya, mereka yang ada di BITC masuk kategori tenant yang sudah bagus dan mempunyai pangsa pasar produknya.

"Ini menjadi salah satu bukti keberhasilan program inkubasi usaha di Kota Cimahi," sebutnya.

Menurut Adet, lewat kegiatan tersebut sudah bisa menyerap tenaga kerja hingga 330 orang freelance dan 130 orang tenaga kerja tetap. Secara teori, lanjut Adet, sebanyak 2% dari peserta pendampingan usaha  yang diberikan pemerintah naik kelas sudah terbilang baik.

"Tahun lalu ada sekitar 5 tenant yang berkembang dan 3 diantaranya maju. Mudah-mudahan di tahun ini ada juga yang berhasil, melihat konten yang beragam kami optimis," jelasnya.

Baca Lainnya