Kamis, 22 Februari 2018 17:18

Inikah Solusi dari Menurunnya Budaya Literasi di Cimahi ?

Reporter : Fery Bangkit 
 Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriani.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriani. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Semakin canggihnya teknologi turut berperan atas menurunnya minat membaca buku di Kota Cimahi. Alhasil, kini mayoritas masyarakat lebih fokus terhadap smartphone dibandingkan buku.

Hal tersebut diungkapkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriani atau Pipit usai menghadiri 'Safari Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Provinsi dan Kabupaten/Kota 2018' di Aula Kecamatan Cimahi Utara, Jln. Jati Serut, Kota Cimahi, Kamis (22/2/2018). "Yang saya lihat, sebagian besar masyarakat sudah menggunakan gadget. Dia diam, pasti melihat gadget. Sehingga minat baca (buku) terlihat sangat menurun," ujar Pipit.

Beralihnya kebiasaan masayarakat dari membaca buku ke smartphone membuat Pemerintah Kota Cimahi harus pandai-pandai mengikuti perkembangan zaman.

Tak ingin tertinggal dan mencoba mengikuti hobi masyarakat terhadap smartphone, Pemerintah Kota Cimahi kini tengah menyiapkan peminjaman buku berbasis aplikasi. 

Aplikasi tersebut rencananya akan dinamakan Elektronik Book (E-Book) yang akan dikelola Perpusataakn Umum Daerah Kota Cimahi dibawah naungan Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpusatakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi.

"Kita tidak boleh anti terhadap perkembangan zaman. Kita cari peluang. Tidak semua pake gaya lama dengan menggunakan buku. Sehingga kita manfaatkan untuk pembuatan E-Book," tutur Pipit.

Penerapan E-Book di Kota Cimahi sekarang baru memasuki tahap perencanaan. Ditargetkan, sistem pinjam buku via smartphone atau komputer itu akan selesai tahun ini.

"Mudah-mudahan tahun ini bisa terkejar, sehingga penggunaan gadget bisa dimanfaatkan secara positif," ucapnya. Ia berharap, dengan rencana penerapan E-Book ini, Budaya Literasi masayarakat Kota Cimahi bisa tumbuh kembali, Sekretris Diskominfarpus Kota Cimahi, Mochamad Ronny mengatakan, pembuatan E-Book akan direalisasikan triwulan II tahun 2018.

"Tahun sekarang sudah dianggarkan. Kemungkinan triwulan II siap terealisasi," katanya.
Untuk pembuatan E-Book ini, pihaknya menganggarkan Rp150.000.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi tahun 2018.

Baca Lainnya