Senin, 20 November 2017 16:51

Ini Curhatan Pedagang yang Bangunannya Diratakan Satpol PP

Reporter : Fery Bangkit 
 Petugas Satpol PP dan Linmas mengangkut kios pedagang yang ditertibkan
Petugas Satpol PP dan Linmas mengangkut kios pedagang yang ditertibkan [limawaktu]

Limawaktu.id, - Sejumlah pedagang di sekitar SDN melong Mandiri 5 cimahi, Jln. Muara Takus Raya merasa ada kejanggalan dalam penertiban Bangunan Liar (Bangli) yang mereka tempati.

Soni Supriadi (61), salah seorang pemilik kios yang diratakan Satpol PP kota Cimahi menuturkan, selama tujuh kali pergantian Kepala Sekolah SDN Melong Mandiri 5 Cimahi, baru kali ini para pedagangnya ditertibkan.

Baca Juga : Hujan Deras, Melong Kembali Banjir

"Menurut saya janggal, Dagang 20 tahun di sini gak ada masalah. Setelah pergantian Kepala Sekolah ke delapan, masalah mulai banyak," tuturnya, saat ditemui di lokasi penertiban, Senin (20/11/2017).

Selain Soni, ada sekitar sembilan bangunan lainnya di Jalan Muara Takus Raya, Melong yang diratakan Satpol PP Kota Cimahi pada Senin (20/11). Mereka dianggap bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi Nomor Tahun 2004 tentang Ketertiban Umum. 10 Bangli yang diratakan berdiri di atas drainase.

Baca Juga : Cerita Warga Saat Benteng Pabrik di Cimahi Jebol

Menurut Soni, jauh sebelum penertiban dilakukan, para pedagang sempat diajak musyawarah dengan pihak sekolah dan instansi terkait, membahas keberadaan mereka di sekitar SDN Melong Mandiri 5 Cimahi.

"Sudah berembuk, tak ada masalah, silahkan jualan. Tapi setelah 2 (dua) bulan kemudian malah ada penertiban," kata Soni.

Baca Juga : Sebabkan Banjir, Puluhan Bangunan Liar Diratakan Satpol PP Kota Cimahi

Diakuinya, sebelum penertiban dilakukan, para pedagang sempat mendapatkan Surat Peringatan (SP) sebanyak tiga kali dari Pemerintah Kota Cimahi.

"SP pertama 3 (tiga) minggu lalu, kedua seminggu sebelum penertiban, SP ketiga itu kemarin," terang Soni.

Setelah penertiban ini, kata Soni, ia dan puluhan pedagang lainnya akan tetap berjualan di lokasi yang sama. Tentunya sambil berharap dan meminta kepada Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna, agar memperbolehkan mereka membangun kios lagi.

"Pokoknya mau jualan lagi. Sementara pakai roda dulu," ucapnya. (kit)

Baca Lainnya