Rabu, 20 Juni 2018 14:33

Informasi dari Sekitar Komplek Terduga Teroris di Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Rumah di Sekitar Komplek Telkom yang Disebut Lokasi Penangkapan Terduga Teroris di Cimahi.
Rumah di Sekitar Komplek Telkom yang Disebut Lokasi Penangkapan Terduga Teroris di Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Salah seorang terduga teroris berinisial F dikabarkan ditangkap di komplek Telkom, Jalan Kebon Kopi, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Hal tersebut dibenarkan Kabag Pensat Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi, Rabu (20/6/2018). Selain itu, diamankan juga dua terduga teroris berinisial MN dan R di Bandung Barat.

Baca Juga : FKUB Kota Cimahi Dorong DPR RI Tuntaskan UU Antiterorisme

Saat dikonfirmasi di lokasi yang diduga tempat singgah terduga F, Dadan sebagai Wakil Koordinator Keamanan Komplek Telkom mengungapkan, sejak kemarin, di daerahnya tidak ada aktifitas penggerebegan.

"Semalam tidak ada penggerebekan atau penangkapan seperti yang diberitakan. Alamat rumahnya memang benar di sini, tapi tidak ada nama terduga teroris (F)," ungkapnya saat ditemui, Rabu (20/6/2018).

Baca Juga : Antisipasi Teror, Polres Cimahi-Kodim 0609 akan Patroli Gabungan 24 Jam

Berdasarkan pantauan, lokasi nampak sepi. Hanya pihak keamanan dan warga sekitar yang berlalulalang. Sementara di sekitar rumah yang katanya lokasi terduga F, hanya nampak aktifitas sejumlah anak-anak yang tengah bermain.

Ia membenarkan, memang sempat ada kendaraan anggota kepolisian. Namun tidak melakukan aktifitas penangkapan, melainkan hanya untuk pengamanan saja.

Baca Juga : Antisipasi Teror, Anggota Polres Cimahi Dilengkapi Senjata Laras Panjang

"Polisi hanya monitor saja, hanya pengamanan. Gak ada tindakan," katanya.

Dikatakannya, selama dirinya tinggal di Komplek Telkom ini, sama sekali belum pernah mendengar atau melihat sosok terduga F. Apalagi, kata dia, selama ini semua tamu atau warga baru selalu melapor disertai bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Atau mungkin juga, lanjut dia, orang tersebut memang pernah singgah di Komplek Telkom namun tidak melapor ke pihak aparat setempat.

"Khawatirnya cuma mencantumkan alamat sini. Saya juga nunggu, takut ada apa-apa," katanya.

Baca Lainnya