Senin, 3 September 2018 16:40

Incar Lahan Pengganti Lap Krida, Pemkot Cimahi Siapkan Rp 19 Miliar

Reporter : Fery Bangkit 
Cimahi Techopark yang di bangun diatas lahan lapangan krida.
Cimahi Techopark yang di bangun diatas lahan lapangan krida. [Net]

Limawaktu.id - Penggantian lahan Lapangan Krida di Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi akan direalisasikan tahun ini.

Untuk merealisasikannya, Pemerintah Kota Cimahi telah menyediakan uang sebesar Rp 19 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2018.

"Lahan pengganti Lapangan Krida harus dieksekusi tahun ini," ucap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahtraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriana saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Senin (3/9/2018).

Seperti diketahui, Lapangan Krida yang tepat berada di belakang Kantor Kecamatan Cimahi Selatan itu telah beralihfungsi menjadi Gedung Technopark Cimahi. Dulunya, lahan itu merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan tempat olahraga masyarakat.

Sebab RTH dan sarana olahraga itu disulap jadi gedung, maka Pemerintah Kota Cimahi harus menyediakan lahan penggantinya. Wacana penggantian lahan tersebut sudah didengungkan sejak tahun 2017 namun tak kunjung terealisasi dikarenakan berbagai hal.

Khusus untuk tahun ini, pihaknya menargetkan bisa merealisasikan pembebasan lahan pengganti. Saat ini, ada dua opsi yang masih dalam tahapan kajian, yakni di sekitar Cibodas dan lahan milik PT Indoputra.

"Lahan penggantinya ya harus di sekitar Kelurahan Utama," ujar Pipit, sapaan Maria Fitriana.

Jika sudah terealisasi, lahan pengganti tersebut akan digunakan kembali sebagai lahan RTH, sarana publik dan sarana olahraga bagi masyarakat Kota Cimahi. Pihaknya berharap tidak ada kendala dalam rencana pembelian lahan pengganti ini.

"Harus bisa terserap tahun ini. Biasanya permasalahnnya itu dari pemilik lahan, harganya tinggi. Tapi mudah-mudahan gak," tutur Pipit.

Selain menyiapkan lahan pengganti Lapangan Krida, Pemerintah Kota Cimahi juga sudah menyiapkan anggaran untuk pengadaan tanah untuk pembuatan jalan. Anggaran yang sudah disiapkan mencapai Rp 1,1 miliar.

Selanjutnya, anggaran fantastis sebesar Rp 65 miliar untuk pengadaan tanah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kelurahan Leuwigajah dan penangguulangan banjir di Kelurahan Melong.

Terakhir, Pemerintah Kota Cimahi juga telah menganggarkan pengadaan tanah untuk RTH di Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara. Nilainya mencapai Rp 50 juta.

Baca Lainnya