Senin, 17 September 2018 15:20

Imbangi Perbaikan Jalan, Dishub Kota Cimahi Ajukan Rp 800 Juta untuk Pasang Marka Jalan

Reporter : Fery Bangkit 
Jalan Daeng Ardiwinata yang Belum Dipasang Marka Jalan. Ruas Jalan Kota Tersebut Baru Selesai Diperbaiki Pemkot Cimahi.
Jalan Daeng Ardiwinata yang Belum Dipasang Marka Jalan. Ruas Jalan Kota Tersebut Baru Selesai Diperbaiki Pemkot Cimahi. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi telah mengajukan anggaran untuk pembuatan sarana dan prasarana penunjang jalan di tiga kecamatan. Khususnya jalan yang baru diperbaiki.

Anggaran yang nilainya sekitar Rp 800 juta itu diajukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Cimahi tahun 2018.

Baca Juga : Incar Lahan Pengganti Lap Krida, Pemkot Cimahi Siapkan Rp 19 Miliar

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dishub Kota Cimahi, Endang mengatakan, seiring diperbaikinya sejumlah titik jalan se-Kota Cimahi otomatis harus ada sarana penunjang seperti Marka Jalan yang harus dipersiapkan pihaknya.

"InsyaAlloh kita sudah mengusulkan ke dewan untuk dialokasikan di anggaran perubahan sekarang. Sekitar Rp 800 juta," terang Endang saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Senin (17/9/2018).

Baca Juga : Janji Wali Kota Cimahi Dikeluhkan Para RW Setiamanah

Sebab hanya pengajuan, kata Endang, kemungkinan anggaran tersebut masih bisa berubah karena harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki Pemkot Cimahi.

Dana ratusan juta tersebut akan dimanfaatkan untuk memasang marka jalan seperti zebra cross, pembatas jalan dan speed trap di sejumlah titik jalan se-Kota Cimahi.

Baca Juga : Program Rp 100 Juta /RW Milik Wali Kota Cimahi 'Mandeg'

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) saat ini tengah melakukan pengerjaan rehabilitasi sejumlah ruas jalan. Berdasarkan data yang dikantongi DPUPR, saat ini ada sekitar 17 ruas jalan yang sedang dilakukan perbaikan dengan sistem overlay atau lapis perkerasan tambahan untuk lapis jalan awal yang rusak atau tidak sempurna.

Ada 17 ruas jalan yang sedang dilakukan pengerjaan overlay diantaranya ruas Jalan Rd. Hardjakusumah, Jalan Encep Kartawirya, Jalan Pesantren, Jalan Sangkuriang, Jalan Gedung Empat, Jalan Siriwijaya, dan sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Cimahi.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR, Wilman Sugiansyah, tahapan pengerjaan saat ini sudah memasuki pengerjaan fisik di beberapa ruas jalan, salah satunya di Jalan Cihanjuang.

"Pengerjaan untuk 17 ruas jalan itu sudah dilaksanakan sejak beberapa hari kemarin. Ada juga mobilisasi alat dan persiapan pengerjaan untuk ruas jalan lainnya," kata Wilman.

Pengerjaan overlay sendiri, kata Wilman, sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat terutama saat sedang berkendara, meskipun kondisi beton di sejumlah ruas jalan saat ini masih dalam kondisi cukup baik.

"Memang ada beberapa jalan beton yang masih bagus, tapi justru membuat kendaraan itu cepat gundul bannya, karena sangat menggerus. Overlay ini lapisan keras lunak, dan tentunya bisa tahan lama," ujarnya.

Selain overlay di 17 ruas jalan Kota Cimahi, Dinas PUPR juga sedang melaksanakan pengerjaan pemasangan U-Ditch atau beton U untuk saluran drainase, salah satunya di Jalan Martasik.

"Jadi ada beberapa ruas jalan yang drainasenya diperbaiki, dengan pemasangan U-Ditch, ada juga yang trotoarnya diperbaiki. Jadi pengerjaan ini sesuai kebutuhan, secara keseluruhan ada 22 paket pengerjaan," katanya.

Untuk menuntaskan proyek overlay di 17 ruas jalan dan sejumlah proyek lainnya, Dinas PUPR menyiapkan anggaran hingga Rp25 miliar bersumber dari APBD Kota Cimahi.

Wilman mengungkapkan agar masyarakat memaklumi kondisi lalulintas di titik yang ruas jalannya sedang diperbaiki, dan meminta masyarakat mencari alternatif jalan lain agar terhindar dari kemacetan.

"Kita tidak ingin menyebabkan kemacetan parah, makanya pengerjaan ini kita lakukan pada malam hari. Rata-rata pengerjannya itu 2 bulan," tandasnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer