News

IDIP RI Dorong Penguatan Peran Akademisi Dalam Pendidikan

Limawaktu.id, Kabupaten Bandung - Ketua Umum Ikatan Doktor Ilmu Pendidikan Republik Indonesia (IDIP RI), Dr. Cece Hidayat M.Si , mengungkapkan bahwa organisasinya tengah mendorong penguatan peran akademisi melalui forum ilmiah yang berdampak nyata bagi pembangunan pendidikan nasional.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) dan Halal Bi Halal bertemakan Peran Pendidikan dalam Membentuk Karakter dan Moral Bangsa, di Era Global, dengan menghadirkan narasumber utama Direktur  Pascasarjana Universitas Islam Nusantara (Uninus), Prof. Dr. H. Hanafiah,MM, MPd. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menggali gagasan serta merumuskan langkah konkret dalam pengembangan potensi pendidikan di Indonesia.

“FGD ini merupakan momentum penting untuk membangun semangat kebangkitan bersama dalam memajukan pendidikan nasional, sekaligus merumuskan arah kebijakan yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Cece, usai Halal Bi Halal dan Focus Grup Discussion, yang digelar di Soreang Kabupaten Bandung, Minggu, 19 April 2026.

Menurutnya, IDIP RI selama ini aktif menggelar berbagai kegiatan ilmiah seperti seminar dan penelitian. Namun, di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, diperlukan pendekatan baru agar program-program organisasi tetap berjalan optimal dan memberi kontribusi nyata.

Cece menjelaskan, kekuatan utama IDIP RI terletak pada jejaring anggotanya yang mayoritas berasal dari kalangan akademisi, khususnya dosen di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Islam Nusantara. Potensi ini dinilai menjadi modal besar untuk menggerakkan kolaborasi lintas sektor.

“Dengan basis anggota yang kuat, kami mendorong kontribusi kolektif agar kegiatan organisasi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan gagasan dan inovasi yang dapat diterapkan, Dalam menjalankan programnya kami lebih mengedepankan swadaya para anggota,  ” jelasnya.

Ia berharap ke depan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara IDIP RI dengan pemerintah, khususnya dalam merancang dan melaksanakan program-program strategis di bidang pendidikan.

“Harapan kami, sinergi antara akademisi dan pemerintah dapat melahirkan terobosan baru dalam pengembangan pendidikan Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan,”jelas Cece.

Diketahui, Ikatan Doktor Ilmu Pendidikan (IDIP) hadir sebagai organisasi profesi yang menghimpun para doktor di bidang ilmu pendidikan di Indonesia. Keberadaan organisasi ini menjadi wadah strategis bagi kalangan akademisi dalam mengembangkan keilmuan sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan nasional.

IDIP berperan aktif dalam mendorong penguatan riset dan kajian ilmiah melalui berbagai kegiatan seperti seminar, diskusi, hingga forum akademik. Selain itu, organisasi ini juga menjadi ruang kolaborasi antar-doktor pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan keilmuan, IDIP juga memiliki peran penting dalam memberikan rekomendasi dan masukan kepada pemerintah terkait kebijakan pendidikan. Kontribusi tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan sistem pendidikan yang terus berkembang.

Dengan jejaring anggota yang luas dan latar belakang akademik yang kuat, IDIP diharapkan dapat menjadi motor penggerak lahirnya inovasi serta terobosan baru dalam dunia pendidikan.

 

 

 

Baca Lainnya