Senin, 24 September 2018 12:26

Hari Pertama Menjabat, Aa Umbara Bahas Pungli Hingga Percaloan

Reporter : Fery Bangkit 
Bupati Kabupaten Bandung Barat Sedang Melakukan Sidak Pelayanan Publik.
Bupati Kabupaten Bandung Barat Sedang Melakukan Sidak Pelayanan Publik. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Bupati Bandung Barat AA Umbara Sutisna mengaku belum puas terhadap pelayanan publik di Pemkab Bandung Barat.

Hal tersebut disampaikannya ketika Inspeksi Mendadak (Sidak) ruang pelayanan publik di Pemkab Bandung Barat, Senin (24/9/2018). Hari ini merupakan pertama kalinya ia bekerja sebagai orang nomor satu di Bandung Barat.

Baca Juga : Eks Wakil dan Plt Bupati Bandung Barat Ajukan Pembelian Kendaraan Dinas Seharga Rp 600 Juta

"Secara keseluruhan saya belum puas dengan pelayanan publik yang ada saat ini," katanya.

Aa merupakan Bupati Bandung Barat terpilih yang baru dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Bersama wakilnya, pesinetron Hengky Kurniawan, Aa Umbara akan memimpin hingga 2023.

"Dan ketidakpuasan ini adalah modal utama kita untuk meningkatkan pelayanan yang lebih cepat dan lebih baik, sebagai upaya Bandung Barat Lumpat," tambahnya.

Selain itu, Aa Umbara juga katanya kerap mendengar bahwa pelayanan pada administrasi kependudukan rentan akan praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan.

"Tapi setelah mewawancarai beberapa warga ternyata mereka mengakui tidak ada praktek pungli ataupun percaloan," klaimnya.

Sedangkan dalam Sidaknya yang dilakukannya, Aa Umbara pertama mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pelayanan Sipil.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengatakan bahwa pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) merupakan hal pertama yang harus diprioritaskan. Sebab menyangkut berkas-berkas utama pendukung berbagai pelayanan publik lainnya.

Selain Disdukcapil, pagi tadi Umbara juga mendatangi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang juga melakukan pelayanan publik, seperti pelayanan PBB di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Guna meningkatkan pelayanan publik yang lebih prima, dirinya dan Hengki Kurniawan selaku Wakil Bupati menginginkan seluruh pelayanan publik dilkukan dalam satu gedung khusus dengan sistem online.

Selain agar lebih fokus, juga bertujuan untuk menghindarkan dari sentuhan dan pertemuan langsung antara pemohon dan pemberi pelayanan, sehingga bisa terbebas dari pungli dan percaloan ataupun sejenisnya.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer