Minggu, 10 Juni 2018 17:35

Hadapi Arus Mudik, Dishub Kota Cimahi tak Fungsikan Traffic Counting, ini Alasannya

Reporter : Fery Bangkit 
Arus lalu lintas di sekitar alun-alun Cimahi pada Minggu (10/6/2018) Sore.
Arus lalu lintas di sekitar alun-alun Cimahi pada Minggu (10/6/2018) Sore. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dinas Perhubungan Kota Cimahi ternyata tidak memfungsikan alat Traffic Counting untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2018.

Traffic counting sendiri merupakan alat yang berfungsi untuk menghitung volume jumlah kendaraan yang melintas di Kota Cimahi. Cimahi disebut sebagai daerah lintasan pemudik, khususnya roda dua yang akan menuju Garut, Ciamis dan sekitarnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang menjelaskan, pihaknya memang mengusulan pengadaan traffic counting tahun ini. Namun, gagal saat proses pelelangan.

"Untuk tahun ini kita gak melaksanakan traffic counting. Pekerjaan traffic counting yang kita sampaikan ke ULP untuk dilelangkan gagal," jelas Endang saat dihubungi via pesan singkat, Minggu (10/6/2018).

Dikatakannya, sebetulnya proses lelang sudah diupayakan sejak bulan April. Namun, selama masa pelelangan, tidak ada satu perusahaan pun yang mendaftar. Nilainya mencapai Rp 200 juta.

Dengan tidak adanya traffic counting tersebut, maka volume jumlah kendaraan yang melintas di Kota Cimahi pada arus mudik lebaran tahun ini tidak dapat dihitung.

"Sangat menyesal untuk tahun ini tidak bisa dihitung," katanya.

Berkaca dari tahun sebelumnya, traffic counting di Kota Cimahi dipusatkan di Posko Mudik Bersama di Alun-alun Cimahi. Untuk memfungsikan alat tersebut, Dinas Perhubungan memanfaatkan tenaga tambahan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan arus lalu lintas pada Minggu (10/6/2018) sore di sekitar Alun Cimahi, lalu lintas masih nampak lelang. Belum terlihat adanya lonjakan kendaraan, terutama pemudik.

Biasanya, Jalan Amir Mahmud (Alun-alun Cimahi) menjadi jalan yang kerap digunakan pemudik dari arah Padalarang, Bandung Barat menuju Garut dan sekitarnya.

Baca Lainnya