Limawaktu.id, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah menunjukkan kepedulian dan empati mendalam melalui aksi kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam di Sumatera.
“Kepedulian tersebut terwujud dalam beragam langkah nyata, mulai dari pertunjukan budaya, penggalangan dana, hingga berbagai inisiatif kemanusiaan lainnya, seperti konser amal “100 Musisi Heal Sumatra” serta dukungan dari insan perfilman melalui penyaluran donasi dari pendapatan film Timur,” ungkap Gibran, saat menerima audensi pekerja seni dan pelaku industry kreatif di Istana Wapres, Jakarta, Senin, 5 Januari 2025.
Menurut Gibran, semangat persatuan, gotong royong, dan solidaritas lintas daerah yang ditunjukkan para Pelaku Seni dan budaya ini dapat terus terpelihara dan menjadi energi kolektif bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa mendatang.
Audiensi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penanganan bencana secara cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, dengan mengedepankan prinsip gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas.
Gibran menjelaskan, pentingnya penyaluran bantuan yang transparan dan akuntabel serta dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Pihaknya mendorong agar bantuan lebih diutamakan dalam bentuk barang atau kebutuhan riil sesuai kondisi di lapangan guna mempercepat pemanfaatan dan meminimalkan kendala distribusi.
Dalam audiensi ini, para pelaku industri kreatif juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik terkait penanganan bencana.
“Jadi banyak hal-hal baik yang sebenarnya saya juga terkaget tadi, Pak Wapres tadi cerita, ternyata programnya banyak yang sudah berjalan, cuma mungkin yang nyampe ke kita, nggak banyak ya, informasinya ya. Jadi kami kasih masukan, tolong disiarkan supaya tahu, jangan nanti kita pikir, ini negara nggak apa-apa ini, ternyata udah banyak yang dikerjain, nggak diam aja,” ujar dr. Tompi, salah seorang pekerja seni yang hadir pada pertemuan.
Audiensi turut membahas keberlanjutan bantuan, termasuk rencana pengiriman bantuan jangka menengah, dukungan layanan kesehatan, serta program sosial yang direncanakan berjalan hingga bulan Ramadan. Selain dr. Tompi, hadir pada kesempatan ini pekerja seni lain diantaranya Melaney Ricardo, Iko Uwais, serta para pemain film Timur yang aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan.