Limawaktu.id, Kota Cimahi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi resmi meluncurkan inovasi digital terbaru bernama KURASI (Smart Accuracy System) untuk memperkuat tata kelola data kesehatan masyarakat daerah. Langkah ini diambil demi menghadirkan pelayanan publik yang transparan, presisi, dan sepenuhnya akuntabel bagi seluruh warga.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dr. Mulyati, S.Kep., Ners., M.Kes., menyatakan bahwa kehadiran KURASI merupakan komitmen nyata jajarannya dalam menyukseskan transformasi digital dan Penguatan Layanan Kesehatan Universal (Universal Health Coverage) di Kota Cimahi.
Menurutnya, validasi data publik selama ini menjadi tantangan besar karena membutuhkan ketelitian tinggi serta memakan waktu lama.
"Melalui aplikasi KURASI, kami memotong rantai birokrasi validasi data manual yang panjang menjadi proses otomatis yang hanya memakan waktu hitungan detik," ujar Mulyati, Jum’at 11 September 2026.
Menurut Mulyati, Sistem ini memastikan hak pelayanan kesehatan bagi seluruh warga tanpa ada yang terlewat akibat kendala administrasi.
Dalam operasionalnya, KURASI menerapkan alur kerja sistematis yang terdiri dari 4 (empat) tahap utama. Seluruh tahapan ini dibangun dengan kepatuhan ketat terhadap amanat undang-undang perlindungan data warga
Mulyati menerangkan bahwa inovasi ini memberikan 12 dampak strategis yang krusial. Salah satunya adalah standarisasi sistem pelaporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang kini telah seragam di 13 Puskesmas se-Kota Cimahi.
Kualitas data yang presisi ini diklaim mempermudah pimpinan kota dalam mengambil kebijakan strategis serta mengalokasikan anggaran kesehatan secara tepat guna berdasarkan data real-time.Di samping itu, keakuratan data dari aplikasi KURASI diyakini bakal mengakselerasi keberhasilan berbagai program prioritas nasional di lapangan.
"Data yang bersih dan bebas duplikasi sangat penting untuk memastikan intervensi tepat sasaran, mulai dari percepatan penurunan angka stunting, peningkatan cakupan imunisasi, hingga penanggulangan penyakit menular seperti TBC dan HIV," tegas Mulyati.
Dengan penerapan teknologi KURASI, Dinas Kesehatan Kota Cimahi optimistis dapat membangun budaya kerja Smart ASN yang berorientasi pada produktivitas dan menyajikan visualisasi epidemiologi riil guna meningkatkan kepercayaan (trust) masyarakat terhadap layanan pemerintah kota.