Sabtu, 3 November 2018 12:01

Gelar Fun Rally, Jasa Marga Libatkan 200 Kendaraan

Reporter : Fery Bangkit 
 Acara 'Fun Rally Tertib Berlalu Lintas 2018' yang diselenggarakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Sabtu (3/11/2018). 
Acara 'Fun Rally Tertib Berlalu Lintas 2018' yang diselenggarakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Sabtu (3/11/2018).  [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Sebanyak 200 pemilik kendaraan dari berbagai komunitas otomotif tutur serta dalam acara 'Fun Rally Tertib Berlalu Lintas 2018' yang diselenggarakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Sabtu (3/11/2018). 

Acara ini diselenggarakan dalam rangka menggiatkan program edukasi tentang keselamatan dan tata tertib berlalu lintas di Jalan Tol.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 06.00 WIB ini mengambil posisi start di Kantor Jasa Marga Purbaleunyi melintasi Tol Cipularang dan finish di Rest Area 88,8 Purwakarta.

Vice President Operation Management Jasa Marga, Bagus Cahya AB menerangkan, acara ini digelar sebagai bentuk kepedulian Jasa Marga terhadap keselamatan pengguna jalan. Sebanyak 200 kendaraan dari berbagai klub mobil diajak untuk mengikuti Rally 

"Selain melakukan konvoi fun rally, acara ini juga menggelar coaching clinic terkait berkendara yang benar dan aman dari sisi pengguna jalan dan persiapan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berkendara, serta dilengkapi dengan sosialisasi pembayaran non tunai," katanya.

Ditempat sama, Direktur Operasi II Jasa Marga, Subakti Syukur mengatakan, jalan Tol menjadi tempat untuk mendidik tertib lalu lintas di jalan, asumsinya kalau sudah terbiasa tertib di tol akan menyebar ke jalan lain.

"Rally ini menilai tertib lampu, kecepatan, petunjuk dan jalan. Selain itu juga dibagikan e-tol sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan transaksi non tunai,"katanya.

Latar belakang digelarnya Rally tertib berlalu lintas ini, Jasa Marga mencatat hingga bulan September 2018 terjadi 900 kecelakaan, rata rata sehari tiga kecelakaan atau empat orang alami luka. penyebab kecelakaan disebabkan berbagai hal seperti, kendaraan berat berjalan pelan, over dimensi, over loud dan kurang patuhnya pengendara dalam mematuhi petunjuk lalu lintas.

"Per empat hari satu orang meninggal, Fun Rally ini bagian dari upaya kami mengurangi pelanggaran lalu lintas hingga menyebabkan kecelakaan," tandasnya. 

Baca Lainnya