Kamis, 14 Desember 2017 18:03

Gandeng NU, Apindo Buka SMA Terbuka untuk Buruh

Reporter : Jumadi Kusuma
?Dedy Widjadja, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat.
?Dedy Widjadja, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Islam (YPI), Nahdlatul Ulama (NU), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan pendidikan gratis SMA Terbuka khusus untuk kaum buruh dan pekerja, demikian terungkap dalam acara Sosialisasi Ujian Persamaan Karyawan Pabrik dan BPJS bertempat di Gedung Haji Budi Sudrajat (HBS) Cimareme Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Rabu (13/12/2017).

Ketua Apindo Jawa Barat, Dedy Widjadja menyatakan Apindo terpanggil untuk meningkatkan jenjang pendidikan kaum buruh, "Banyak buruh yang kerja di pabrik hanya tamatan SMP, mereka perlu diberi kesempatan untuk sekolah ke SMA supaya bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi atau sarjana. Program ini berbeda dengan paket C, tapi sekolah jarak jauh dimana karyawan tidak usah meninggalkan pekerjaan tapi tetap bisa bekerja sambil sekolah dengan menggunakan handphone (e-learning, red.) " ujarnya.

Program SMA Terbuka ini menggunakan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan karyawan yang mengikutinya tidak dipungut biaya. "Sekolahnya selama tiga tahun dan mendapat ijazah negara sedangkan jam pelajarannya kapan saja. Tidak usah bayar atau gratis semuanya dan pengusaha tidak dirugikan karena jam kerja tidak berubah," jelasnya.

Acara sosialisasi tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Barat Ferry Sofwan Arief, perwakilan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh, Wakil Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Jawa Barat KH. Deden Kiagus Ahmad ZM, DPW Komnas Pilkada Independen (KINPI) Jawa Barat H. Asep Ridwan Wiranata, serta Wakil Ketua DPW PAN Jawa Barat Asep Hendra Maulana. (jk)*