Senin, 25 Februari 2019 15:16

Galang Dana Lewat Medsos, Trapawana Jabar Bangun Jembatan Penghubung di Gununghalu KBB

Reporter : Fery Bangkit 
Pembangunan jembatan yang melibatkan warga sekitar, jembatan ini menghubungkan Desa Tamanjaya dengan Warga Saluyu di Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pembangunan jembatan yang melibatkan warga sekitar, jembatan ini menghubungkan Desa Tamanjaya dengan Warga Saluyu di Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB). [limawaktu]

Limawaktu.id - jembatan yang menghubungkan Desa Tamanjaya dengan Warga Saluyu di Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali dibangun.

Pembangunan jembatan itu diinisiasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trapawana Jawa Barat. Sebelumnya, Trapawana juga telah sukses membangun dua jembatan pola swadaya diberi nama Jembatan Rangga Malela di Kampung Leuwi Baru, Desa Sindangjaya, Kecamatan Gunung Halu dan Jembatan Rangga Madoe, Kampung Pangkalan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor.

Ketua Trapawana Jabar, David Riksa Buana mengungkapkan, keberadaan kembatan itu cukup vital sebagai aksebilitas utama mengangkut hasil pertanian warga sekitar. Jembatan yang kini dibangun memiliki panjang 24 meter. 

"Ada 500 pemanfaat jembatan ini, saat ini masih terbuat dari bambu. Kita ingin bangun jembatan besi seperti dua jembatan sebelumnya dan aman digunakan warga," ungkapnya, Senin (25/2/2019).

Melalui media sosial, Trapawana menggalang dana dari donatur luar. Sementara, pengerjaan dilakukan secara swadaya melibatkan warga sekitar dan memanfaatkan material bahan bangunan yang ada di sungai cilanang.

"Pola swadaya dan gotong royong yang kami jaga kelestariannya. Jika menunggu bantuan pemerintah tentu kapan terwujud, sementara warga sudah lelah berharap,"katanya.

Menurutnya, sedikitnya dibutuhkan Rp240 juta untuk membangun jembatan dengan material besi. Saat ini pembangunan dilakukan pada akhir pekan melibatkan seluruh warga dua desa tersebut.

"Kami ingin membangun masyarakat desa melalui aksebilitas ini. Jembatan ini belum pernah mendapat perhatian pemerintah baik pemerintah Kabupaten Bandung maupun Bandung Barat," tandasnya.

Baca Lainnya