Jumat, 16 Maret 2018 13:47

FPLH Nilai Buang Sampah ke TPA Sarimukti Ilegal, ini Sebabnya

Reporter : Fery Bangkit 
TPA Sarimukti.
TPA Sarimukti. [Net]

Limawaktu.id,- Ketua Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH), Thio Setiowekti menilai, aktifitas pembuangan sampah ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat Ilegal.

Pasalnya, menurut dia, kontrak kontrak kerja samanya sudah berakhir pada 24 Januari 2018 dan hingga kini belum diperpanjang oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

"Itu artinya kalau masih terjadi aktifitas pembuangan ke Sarimukti masuk kategori ilegal. Carut marut ini harus dihentikan sebab kalau dibiarkan akan menjadi persoalan besar dikemudian hari," ungkap Thio, Jum'at (16/3/2018).

Menurut Thio, seharusnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera mengatasi persoalan sampah di Bandung Raya. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Persampahan.

"Kewenangan provinsi dalam menyelesaikan persampahan antar daerah, ada di Pasal 8 UU 18/2008. Sekarang tinggal bagaimana provinsi menyelesaikannya. Jangan sampai kejadian seperti sekarang truk sampah kesulitan saat hendak membuang sampah ke TPA," katanya.

Thio menjelaskan, konsep awal didirikannya TPA Sarimukti bukan hanya sekedar pembuangan saja, tetapi juga pengolahan sampah menjadi pupuk.

"Sebenarnya konsep awal didirikannya TPA Sarimukti sebagai pengolahan kompos, tapi faktanya hanya sebagai tempat pembuangan. Dalam perkembangannya menimbulkan masalah, seperti yang terjadi sekarang lalu lintas truk di TPA mengalami masalah," jelasnya dia.

Seperti diketahui, TPA Sarimukti didirikan tahun 2006 setelah bencana longsor TPA Leuwigajah Cimahi 21 Februari 2015 yang menewaskan puluhan orang. Saat itu muncul istilah 'Bandung Lautan Sampah' akibat Kota Bandung tak bisa membuang sampah.

Kemudian dibuatlah Memorendum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Perhutani No. 658.1/14/Desen/2006 dan No 31/SJ/2006 tgl 4 Agustus 2006 tentang Pengelolaan Sampah Menjadi Kompos di dalam areal kawasan Hutan.