Jumat, 18 Mei 2018 20:36

Forum Pasundan Bergerak dilaporkan DPW PKS Jabar, dituding Fitnah Keluarga Besar PKS

Reporter : Jumadi Kusuma
Aksi demonstrasi Forum Pasundan Bergerak di depan Kantor DPW PKS Jabar, Selasa (15/5/18).
Aksi demonstrasi Forum Pasundan Bergerak di depan Kantor DPW PKS Jabar, Selasa (15/5/18). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Koordinator aksi Forum pasundan Bergerak Ades Kariyadi dilaporkan DPW Partai Keadilan Sejahtera (pks) Jawa Barat ke polda Jabar, sebagai buntut demontrasi di Kantor DPW PKS Jabar, Selasa (15/5/18).

Sadar Muslihat Ketua Bidang Polhukam DPW PKS Jawa Barat (Jabar) saat dihubungi limawaktu.id, Jumat malam (18/5/18) sedang berada di Polda Jabar dalam rangka pelaporan Ades yang diduga melakukan penistaan, pencemaran nama baik dan fitnah yang merugikan terhadap institusi dan keluarga besar PKS.

"Laporan akan diperkuat sejumlah bukti dan saksi yang menyaksikan langsung kejadian di lapangan. Bukti berupa cetakan press release, serta video rekaman pada saat aksi berlangsung", tutur Sadar.

Menurutnya, Ades Kariyadi menuduh PKS memiliki paham radikalisme yang menjadi pemicu lahirnya kejahatan terorisme. Hal ini disampaikan dalam orasi tuntutan dan press release.

Selain tuduhan itu, Ades Kariyadi juga mendesak Polri, BIN, Pemerintah dan seluruh elemen rakyat untuk melakukan pengawasan ketat pada seluruh kantor PKS di seluruh Indonesia, guna memantau dugaan keterlibatan PKS dalam aksi radikalis dan teroris.

"Tidak ada data ataupun fakta yang disampaikan, sehingga tuduhan tersebut seolah hanya asumsi pendapat pribadi yang bersifat keliru, subjektif dan tendensius belaka," papar Sadar.

Sadar memandang, tindakan Ades Kariyadi dalam aksi tersebut patut diduga memenuhi unsur-unsur tindak pidana penistaan, pencemaran nama baik dan fitnah terhadap PKS sebagaimana diatur dalam KUHP dan Undang-undang ITE.

"Kami harap polisi dapat bertindak cepat dan profesional dalam mengusut kasus ini demi menciptakan rasa keadilan, keamanan dan ketertiban di masyarakat. Fiat justitia ruat caelum," pungkas Sadar.

Baca Lainnya