Rabu, 20 Februari 2019 11:05

Flu Bisa Sebabkan Kucing Mati, Kenapa?

Reporter : Fery Bangkit 
Seekor kucing tengah diperiksa kesehatannya.
Seekor kucing tengah diperiksa kesehatannya. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Bagi Anda pecinta hewan peliharaan seperti kucing, kiranya harus lebih berhati-hati dalam menjaga hewan kesayangannya.

Pasalnya, di musim penghujan seperti sekarang ini, beberapa penyakit berbahaya dan menular mengintai hewan. Paling rawan ialah flu kucing atau Feline Rhinotracheiti yang disebabkan virus herpes yang menyebabkan masalah nafas bagian atas.

Meski flu kucing tak akan menular kepada orang disekitarnya, namun Anda harus tetap memeriksa kesehatan kucing peliharaan. Bila tidak, ancamannya adalah kematian.

Di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Cimahi, sejak awal januari lalu, pasein hewan peliharaan yang datang cenderung meningkat. Dominan karena penyakit flu. Penyebabnya karena faktor cuaca.

"Flu kucing itu Januari ada 141 kasus. Februari 68 kasus," terang Irfan Fajar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Puskeswan Kota Cimahi saat ditemui, Rabu (20/2/2018).

Dikatakannya, gejala flu pada kucing biasanya ditandai adanya peradangan. Mulai dari bersin, adanya lendir pada hidung, sesak nafas dan radang pada mata. 

"Biasanya ciri awalnya seperti itu," ucapnya.

Ketika flu itu terjadi, maka kucing akan mengalami infeksi sekunder yang menyebabkan penyakitnya semakin parah. Pasalnya, ada bakteri jahat yang menyerang. Jika tak segera ditangani, kucing kesayangan pun terancam mati.

Secara keilmuan, flu kucing tak akan menular kepada manusia. Namun jika terjadi kontak dengan kucing lain, maka virusnya akan menyebar kepada kucing lainnya.

"Bahayanya hanya menular antar kucing tak menular ke manusia," tandas Irfan.

Jadi, imbauannya, jika kucing kesayangan Anda terkena flu dengan ciri-ciri di atas, segeralah bawa ke tempat kesehatan hewan. Seperti Puskeswan.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer