Sektor ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemkot Bandung. Salah satu persoalan utama yang dihadapi adalah tingginya angka pengangguran terbuka yang masih berada di kisaran 7,44 persen.
Sektor ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemkot Bandung. Salah satu persoalan utama yang dihadapi adalah tingginya angka pengangguran terbuka yang masih berada di kisaran 7,44 persen. [Diskominfo Kota Bandung]
News

Farhan Soroti Tantangan Ekonomi dan Lapangan Kerja

Limawaktu.id, Kota Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, menyoroti hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan peningkatan tingkat kepuasan masyarakat di sejumlah sektor layanan publik. Meski demikian, sektor ekonomi dinilai masih menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi.

Farhan menyampaikan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi umum telah melampaui angka 80 persen.

“Ini capaian yang patut disyukuri, tetapi kita belum puas. Target kita tetap 100 persen,” ujarnya di Balai Kota Bandung.

Namun demikian, ia mengakui bahwa sektor ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah besar, dengan tingkat kepuasan masyarakat yang masih berada di bawah 80 persen.

Salah satu persoalan utama yang dihadapi adalah tingginya angka pengangguran terbuka yang masih berada di kisaran 7,44 persen, meskipun tingkat pendidikan masyarakat relatif tinggi.

“Ada ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan lapangan kerja. Ini yang harus kita selesaikan,” katanya.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung yang berada di angka 5,29 persen dinilai belum optimal. Kondisi ini dipengaruhi oleh melemahnya sektor industri pengolahan serta terbatasnya aktivitas transportasi udara yang berdampak pada sektor perdagangan dan ritel.

Farhan juga menyoroti penurunan daya beli masyarakat, meskipun inflasi berhasil dikendalikan di bawah 1 persen.

“Secara angka inflasi rendah, tetapi masyarakat masih merasa harga mahal. Artinya daya beli belum pulih,” jelasnya.

Sebagai langkah ke depan, Pemerintah Kota Bandung akan memfokuskan kebijakan pada penguatan sektor ekonomi. Upaya tersebut meliputi mendorong pertumbuhan industri, membuka lapangan kerja, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan transportasi publik sebagai penopang aktivitas ekonomi.

 

Baca Lainnya

Topik Populer

Radio Limawaktu Klik untuk memutar