Rabu, 21 Juni 2023 21:56

Dukcapil Goes to Campus Layani Pembuatan IKD di Kampus Unpad Jatinangor

Reporter : Bubun Munawar
Salah seorang civitas akademi Unpad sedang mendapatan pelayanan pembuatan IKD
Salah seorang civitas akademi Unpad sedang mendapatan pelayanan pembuatan IKD [Puspen Kemendagri]

Limawaktu.id, Sumedang - Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Dukcapil Goes to Campus di Universitas Padjadjaran (UNpad), Jatinangor, Sumedang, Rabu-Jumat (14-16/6/2023).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi selurus civitas akademika Unpad.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan Dukcapil Goes to Campus yang keenam sejak pergantian Dirjen Dukcapil dari Bapak Prof. Zudan Arif Fakrulloh kepada Bapak Dr. Teguh Setyabudi," jelas Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (Dafdukcapil) Handayani Ningrum mewakili Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi pada kegiatan tersebut.

Ningrum mendorong jajaran civitas akademika Unpad untuk melakukan aktivasi IKD. Menurutnya IKD merupakan terobosan baru dalam layanan adminduk untuk memberikan kemudahan kepada penduduk dalam transaksi layan publik. "Misalnya, untuk membuka rekening bank tanpa membawa KTP-el fisik, untuk pendaftaran BPJS kesehatan, check-in di bandara dan lainnya," tambahnya.

Ningrum menjelaskan, minimum versi android untuk dapat meng-install IKD adalah smartphone android versi 7.0. Saat ini bagi pengguna smartphone IOS, per tanggal 1 Juni tahun 2023 juga sudah dapat mengaktivasi aplikasi IKD.

Dia menambahkan, keunggulan IKD akan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik. "Dengan penerapan IKD, pemerintah dapat menghemat anggaran untuk pengadaan blangko KTP-el yang setiap tahunnya membutuhkan anggaran puluhan miliar bahkan sampai ratusan miliar rupiah," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Ditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam menyampaikan manfaat dari IKD. "Dengan adanya IKD, masyarakat akan lebih mudah ketika melakukan transaksi pelayanan publik atau privat hanya melalui telepon genggam. Karena IKD memiliki beberapa fungsi yakni sebagai bukti identitas, otentifikasi identitas, dan otorisasi identitas," jelas Hani.

Sementara itu, Rektor Upad yang diwakili Direktur SDM Aulia Iskandarsyah menyampaikan, pihaknya sangat berbangga bisa bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri. "IKD atau KTP digital adalah inovasi Ditjen Dukcapil Kemendagri, dan kami sebagai perguruan tinggi berkenan untuk menyukseskannya," ujarnya.

Dia juga meminta segenap civitas akademika Unpad agar memanfaatkan fasilitas pelayanan IKD pada acara tersebut. Menurutnya, proses pelayanan aktivasi IKD terbilang cepat. "Silakan kalau mau mendapatkan fasilitasi aktivasi KTP digital ini. Petugas Dukcapil akan membantu selama persyaratannya sesuai. Saya sendiri sudah berhasil mengakses lewat Android, dan waktunya hanya 3 menit," bebernya.

 Aulia menyebutkan, pihak Unpad menyediakan 10 titik lokasi pelayanan di Kampus Jatinangor untuk melayani semua warga kampus. Lokasi pelayanan tersebut yakni di Balai Santika, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FIB), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Fakultas Kedokteran, Fakultas Keperawatan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Peternakan (Fapet), FKG, dan Fakultas Farmasi.

"Kami berterima kasih atas kolaborasi yang baik dan tentu saja mudah-mudahan kolaborasi ini bisa berlangsung terus dengan program Indonesia Satu Data, yakni semua data akan terintegrasi ke Dukcapil. Banyak sekali yang bisa kita manfaatkan dari hasil kolaborasi ini," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, hingga Rabu sore saja atau hari pertama, dari 10 lokasi pelayanan IKD di Kampus UNPAD Jatinangor telah berhasil melayani aktivasi KTP digital sebanyak 1.190 pemohon. Kegiatan Dukcapil Goes to Campus sebelumnya juga pernah digelar di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Telkom University Bandung, Universitas Gunadarma, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Buana Perjuangan (UBP). Dari kelima kegiatan Dukcapil Goes to Campus tersebut sudah berhasil mengaktivasikan IKD sebanyak 29.537

Baca Lainnya