Jumat, 30 Maret 2018 20:05

Duit Indonesia Numpuk di Luar, Politisi Senior PAN Nilai Tax Amnesty Gagal

Reporter : Fery Bangkit 
Ali Taher Parasong, Politisi Senior Partai Amanat Nasional (PAN).
Ali Taher Parasong, Politisi Senior Partai Amanat Nasional (PAN). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Ali Taher Parasong, Politisi Senior Partai Amanat Nasional (pan) menilai kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak belum berhasil alias gagal.

Pasalnya, kata dia, meski sudah dijalankan, nyatanya kini duit yang tersimpan di luar negeri. Buktinya, beber Ali, dulu diharapkan melalui tax amnesty itu mampu menggaet dana dari luar itu lebih dari Rp 1.000 ribu triliun.

"Ini kan tidak sampai Rp 150 triliun. Tax amnesty belum berhasil," kata Ali Taher saat ditemui di Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Jum'at (30/3/2018).

"Itu artinya masih banyak uang kita tersimpan di luar oleh para pemodal," tambah Ali Taher, yang juga merupakan Ketua Komisi VIII DPR RI itu.

Ia berharap, duit-duit yang masih tersimpan di luar bisa segera ditarik kembali ke Indonesia. Sebab, sangat dibutuhkan untuk pembangunan Indonesia.

"Rakyat kita perlu uang agar pembangunan bisa eksis dan bisa berjalan sebagaimana mestinya," tandasnya.

Sebelumnya, saat berkunjung ke Kabupaten Bandung Barat pada Jum'at (30/3/2018), Ketua Umum Prabowo Subianto juga mengkritik kekayaan Indonesia yang lebih banyak tersimpan di luar negeri.

"Inti masalahnya adalah, kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia. Bagaimana mau membangun kekayaan, kalau kekayaan diambil," ujar Prabowo dalam pidatonya dihadapan para simpatisan dan kader Partai Gerindra.

Menurut Prabowo, permasalahan itu terjadi lantaran ketidakmampuan para elit negara dalam mengelola kekayaan yang dimiliki Indonesia.

"Kekayaan kita tidak mampu dikelola elit," ucapnya.

Baca Lainnya