Minggu, 4 Februari 2018 19:28

Dua Terduga Virus Difteri Asal Cimahi Dirujuk ke RSHS

Reporter : Fery Bangkit 
Ilustrasi.
Ilustrasi. [Net]

Limawaktu.id,– Dua warga Kota cimahi bernama Liawati (42) asal Kel. Utama, Kec. Cimahi Selatan dan Elin Pahlevi (25) asal Kel. Baros, Kec. Cimahi Tengah diduga terjangkit virus difteri.

Kedua pasien tersebut sempat menjalani pemeriksaan di RSUD Cibabat, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Baca Juga : Dinkes Cimahi Lacak Kasus Difteri

“Dirujuk ke (RSHS) karena hasil pemeriksaan dokter IGD (anamnesa, pemeriksaan fisik), diduga penyakit difteri dengan hasil laboratorium pemeriksaan apus tenggorok dengan metoda pemeriksaan gram, hasilnya positif,” jelas Rina Kuswidiati, Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Cibabat saat dihubungi, Minggu (4/2/2018).

Namun, jelas Rina, pemeriksaan gram biasanya kurang mendetail. Untuk itu, pihaknya merujuk kedua pasien terduga difteri itu ke RSHS untuk mendapatkan kepastian positif atau tidaknya.

Baca Juga : Dinkes Cimahi Minta Warga Lapor ke Puskesmas

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Fitriani Manan menyatakan, kepastian hasil pemeriksaan dua pasien terduga difteri asal Kota Cimahi akan didapat Senin (5/2).

“Dari RSHS-nya belum keluar. Hasilnya Senin (5/1).

Baca Juga : Simak Penjelasan Dinkes Cimahi Soal Bahaya Difteri dan Pencegahannya

Dikatakannya, dari pemeriksaan sementara di RSUD Cibabat, satu pasien diduga mengalami penularan difteri lewat kulit dan satunya lagi di tenggorokan.

Untuk penanganan awal, pihaknya pun sudah melakukan penyelidikan ke tempat tingal dua pasien tersebut. Tentunya disertai pemberian antibiotic kepada orang sekitar yang mengalami kontak erat dengan dua terduga difteri.

Sebelumnya, virus difteri telah menelan korban anak berusia lima tahun bernama Muhammad Dicki. Warga asal Kampung Babakan Kidul RT 04/04 Kel. Cigugur Tengah Kecamaan Cimahi Tengah Kota Cimahi itu dilaporkan meninggal 1 Januari 2018.

Baca Lainnya