Senin, 2 Juli 2018 19:50

Dua Jemaah Haji Asal KBB Tunda Keberangkatan Tahun ini

Reporter : Fery Bangkit 
Kasi Haji Kantor Kemenag KBB, Rahmat Hidaya (kanan) didampingi Staf Penyelenggara Haji dan Umroh saat memberikan simbolis koper kepada calon jemaah haji ke Ketua KBIH Al Huda Graha, Ahmad Sodikin di Kantor Kemenag KBB, Senin (2/7/2018).
Kasi Haji Kantor Kemenag KBB, Rahmat Hidaya (kanan) didampingi Staf Penyelenggara Haji dan Umroh saat memberikan simbolis koper kepada calon jemaah haji ke Ketua KBIH Al Huda Graha, Ahmad Sodikin di Kantor Kemenag KBB, Senin (2/7/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Sebanyak 1.127 calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat (kbb) akan diberangkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji 2018.

Para jemaah haji akan diberangkatkan dalam tiga kloter. Kloter pertama direncanakan berangkat pada 28 Juli 2018. Mereka adalah calon haji yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) hingga tahap kedua pada 25 Mei 2018 sebanyak 1.127 jemaah dari total kuota haji yang diberikan ke KBB 1.129 jamaah.

"Dari total kuota 1.129 yang melunasi BPIH ada 1.127 sedangkan yang dua beralasan menunda keberangkatan," kata Kasi Haji Kantor Kementerian Agama (Kemenag) KBB, Rahmat Hidayat didampingi Staf Penyelenggara Haji dan Umroh Fikri, Senin (2/7/2018).

Rahmat menjelaskan, pelunasan BPIH dilakukan sebanyak dua tahap. Tahap pertama pada 16 April-4 Mei 2018 dan tahap kedua mulai 16-25 Mei 2018. Hingga ditutupnya masa pelunasan BPIH ada dua jamaah yang minta keberangkatannya ditangguhkan sehingga sisa dua kota yang tidak terpakai itu dikembalikan ke Jabar dan nasional.

Untuk biaya haji tahun ini setelah disubsidi jadi sebesar Rp34.532.190/orang dari biaya aslinya Rp62.239.035.
Calon jamaah haji KBB terbagi dalam Kloter 37 sebanyak 404, Kloter 59 ada 33 orang bergabung dengan jamaah calon haji Kabupaten Bandung, dan Kloter 90 sebanyak 404, di luar petugas TKHI, TPHD, TPHI dan TPIH. Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Kanwil Kemenag Jabar, Kloter awal Jabar masuk asrama haji 16 Juli 2018 dan take off sehari berikutnya.

Sementara untuk Kloter 37 KBB terbang pada 28 Juli 2018, Kloter 59 berangkat 3 Agustus 2018, dan Kloter 90 berangkat 12 Agustus 2018. "Mereka yang berangkat tahun ini adalah yang mendaftar pada tahun 2012 lalu. Sementara bagi yang mendaftar tahun ini harus nunggu 14 tahun untuk terbang," tuturnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya masih menunggu kepastian keberangkatan dan susunan kompisisi petugas. Selain itu juga akan dikaksanakan kegiatan manasik kelompok tingkat KUA yang akan digelar pada 6-13 Juli 2018. Dilanjutkan kegiatan manasik masal tingkat kabupaten 16 dan 19 Juli 2018 serta pembinaan ketua regu dan rombongan yang akan digelar di Ponpes Riyadul Huda, Kecamatan Ngamprah.

"Kami harap semua calom jemaah haji bisa ikut kegiatan itu atau yang tidak sempat mendapatkan undangan diharapkan proaktif dengan datang langsung ke lokasi acara," pungkasnya.

Baca Lainnya