Sabtu, 30 Januari 2021 9:05

DPRD Jabar Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu Sampai Hilir

Reporter : Wawan Gunawan
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Tetep Abdulatip  saat meninjau TPA Sarimukti,belum lama ini.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Tetep Abdulatip saat meninjau TPA Sarimukti,belum lama ini. [Humas ]

Limawaktu.id,- Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Tetep Abdulatip mendorong pengelolaan sampah yang tuntas dari hulu sampai kehilir. Ia menilai pengelolaan sampah di Jawa Barat saat ini hanya sebatas pembuangan dan belum dilakukan pengolahan.

"Kita mendorong pengelolaan sampah yang tuntas dari hulu sampai kehilir. Bukan hanya membuat tempat pembuangan kemudian dibuang saja tapi tidak ada pengolahan", ujar Tetep , Sabtu (30/1/2021).

Menurutnya, sampah bila tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan permasalahan yang krusial kedepan. Dari sisi lahan pembuangan misalnya, setelah sebelumnya menggunakan lahan seluas 21 hektar di TPA Sarimukti kini ditambah 18,4 hektar.

"Nanti kedepan setelah 5 tahun harus nambah lagi. seberapa luas lagi lahan yang dibutuhkan kalau polanya seperti hari ini", tegasnya.

Kedepan ia berharap pengolahan sampah di Jawa Barat menggunakan penerapan teknologi sehingga pengelolaan sampah di Jawa Barat Efektif.

Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah non B3 Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Sinta Saptarina mengatakan, diberbagai daerah, anggaran untuk pengelolaan sampah juga masih kecil Idealnya dalam setiap APBD dianggarkan dana sebesar 3-4 persen dari total anggaran APBD. Namun saat ini rata-rata hanya sebesar 0.07 persen dari APBD. Padahal banyak sarana dan prasarana pengelolana sampah yang harus dipelihara dan diperbaiki, termasuk peningkatakn kapasitas SDM.

“Tapi kami optimis, target pengurangan sampah yang dikirim ke TPA dapat mencapai 30 persen, sementara 70 persen sampah akan tertangani dengan baik,” jelasnya, beberapa waktu lalu.

Ia berharap Jabar juga menerapkan pengelolaan sampah dengan baik termasuk memanfaatkan bank sampah. Di Jatim, menurutnya, dengan membuang sampah terpilah ke bank sampah ternyata mampu meningkatkan ekonomi warga. Warga bisa membayar tagihan listrik hingga biaya sekolah melalui bank sampah.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer