Selasa, 17 Juli 2018 21:55

Ditunjuk jadi Pj Bupati Bandung Barat, ini Tantangan Kaban BKPPMD Provinsi Jabar

Reporter : Fery Bangkit 
Pelantikan Pj Bupati Bandung Barat.
Pelantikan Pj Bupati Bandung Barat. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal Daerah (bkppmd) Provinsi Jawa Barat, Dadang Muhammad Ma'soem resmi ditunjuk menjadi Pejabat (Pj) bupati Bandung Barat.

Ia akan menjabat mulai Rabu (18/7/2018) menggantikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat periode 2013-2018, Yayat T Soemitra. Masa baktinya habis pada 17 Juli 2018.

"Sebagai Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) saya juga dipercaya KPK membantu 17 propinsi lain. Berangkat dari pengalaman itu pak gubernur masuk ke Bandung Barat," ungkap pria kelahiran 17 Desember 1960 ini usai serah terima jabatan di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (17/7/2018).

Selama ini, lanjut dia, dirinya banyak mendengar kabar tatanan birokrasi di Bandung Barat carut marut pasca kasus dugaan suap yang menyeret mantan Bupati Abubakar beserta beberapa pejabat struktural di Pemkab Bandung Barat.

"Kita kerjasama dengan KPK untuk memperbaiki, mengikuti apa keinginan KPK,"katanya.

Dadang juga tidak mau gegabah dalam membuat kebijakan dengan masa jabatan kurang dari dua bulan menjabat. Usai pisah sambut Kamis (19/7), Dadang akan bertemu jajaran DPRD kbb.

"Intinya saya ingin berkontribusi sedikit khususnya persoalan lingkungan dan kebersihan, ya yang ringan-ringan dulu,"ucapnya.

Disinggung terkait polemik rotasi mutasi jabatan warisan Yayat T Soemitra hingga tersiar kabar sekda Wandiana berencana mundur, Dadang mengaku jika itu sudah disetujui Kementerian Dalam Negeri tidak ada masalah.

"Nanti saya pelajari dulu. Mau versi Sekda atau Pak Yayat yang benar, saat ini kan saya masih ngawang-ngawang belum membumi. Tetapi jika sudah disetujui Kemendagri kan artinya sudah melalui kajian," tandasnya.

Baca Lainnya