Kamis, 18 Oktober 2018 15:24

Ditunggak, Wali Kota Cimahi Minta PT Matahari Sentosa Jaya Bayarkan Upah Buruh

Reporter : Fery Bangkit 
Ratusan Buruh PT Matahari Sentosa Jaya, Kota Cimahi Kembali Memadati Menyalurkan Aspirasinya Di Depan Kantor Wali Kota Cimahi, Jln. Demang Hardjakusumah.
Ratusan Buruh PT Matahari Sentosa Jaya, Kota Cimahi Kembali Memadati Menyalurkan Aspirasinya Di Depan Kantor Wali Kota Cimahi, Jln. Demang Hardjakusumah. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id, Cimahi - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna meminta pihak PT Matahari Sentosa Jaya menjalankan kesepakatan dengan Buruh soal tunggakan upah.

Berdasarkan hasil audiensi antara para buruh dengan pihak PT Matahari Sentosa Jaya, telah disepakati bahwa upah karyawan akan dibayarkan secara bertahap.

Baca Juga : Tuntut Gaji, 3 Ribu Buruh PT Matahari Sentosa Jaya Mogok Kerja Sejak Kemarin

"Akhirnya mereka antara yang punya dengan buruhnya konsensus yang disepakati kedua belah pihak. Mereka setuju (dibayarkan) bertahap 4 (empat) kali," beber Ajay saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Kamis (18/10/2018).

Rincian yang harus dibayarkan PT Matahari Sentosa Jaya mencapai Rp 4,7 juta per orang. Jumlah tersebut merupakan upah komulatif dari beberapa bulan gaji yang belum dibayarkan terhadap sekitar 1.500 karyawan. 

Baca Juga : Parah! Buruh PT Matahari Sentosa Jaya Dipaksa Kerja tapi gak Dibayar

Sebelumnya, ribuan buruh perusahaan yang terletak di Jln. Djoyodikromo, Kota Cimahi itu menggelar aksi di halaman kantor Wali Kota Cimahi selama tiga hari berturut. Mereka menuntuk agar pihak perusahaan membayarkan upahnya.

"Kami Pemkot hanya mediasi menghimbau agar pabrik memperhatikan karyawannya," ujar Ajay.

Baca Juga : PT Matahari Nunggak Gaji Buruh, Begini Respon Disnakertrans Kota Cimahi

Perihal tunggakan pembayaran terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, lanjut Ajay, akan diselesaikan setelah upah terhadap buruh dibayarkan.

"Yang lebih pokok buruhnya satu-satu. Kalau itu beres baru kita suruh melunasi BPJS," tandasnya.

Baca Lainnya